Tribun Health

Jika Air Ketuban Kering Haruskah Langsung Lakukan Operasi Caesar? Calon Ibu Harus Baca Nih

Salah satu hal yang mengejutkan ketika mendapatkan hasil pemeriksaan USG (Ultrasonography) adalah ketika. . .

Jika Air Ketuban Kering Haruskah Langsung Lakukan Operasi Caesar? Calon Ibu Harus Baca Nih
tribunjateng/dok
Ilustrasi 

TRIBUNJABAR.ID - Salah satu hal yang mengejutkan ketika mendapatkan hasil pemeriksaan USG (Ultrasonography) adalah ketika ibu hamil mengalami kekurangan air ketuban.

Hal ini membuat ibu was-was dikarenakan kondisi kurangnya air ketuban akan memperkecil peluang persalinan normal, betulkah operasi caesar merupakan satu satunya jalan keluar bagi ibu hamil yang mengalami ketuban kering?

Tribunners, mesti diketahui sebelumnya air ketuban atau amnion merupakan cairan dalam ruangan yang meliputi selaput janin, cairan ini akan mengalami pertambahan disesuaikan dengan usia kehamilan.

Banyak sekali peranan penting dari air ketuban seperti melindungi janin dari benturan keras, melindungi dan mencegah agar tali pusat tidak kekeringan sehingga memperkecil kemungkinan penghambatan pasokan oksigen dari ibu ke janin.

Seperti dikutip bidanku.com, air ketuban juga berperan dalam menyediakan cadangan cairan dan nutrien, kemudian dapat membantu sistem pencernaan janin selama di dalam kandungan.

Pengaruh yang tidak kalah penting dari air ketuban adalah menjadi inkubator dalam menjaga suhu, agar bayi tetap hangat.

Air ketuban kering yang dialami oleh ibu hamil dapat disebabkan oleh beberapa faktor.

Kondisi ketuban kering diantaranya faktor adanya gangguan pertumbuhan pada janin, adanya kelainan ginjal sehingga urine sedikit.

Terjadinya kehamilan lewat waktu yang mengakibatkan fungsi plasenta menurun dan yang terakhir adalah riwayat kesehatan ibu hamil diantaranya adalah darah tinggi, gangguan pembekuan darah dan penyakit lainnya.

Sehingga sangat penting sekali dalam menjaga pola makan selama kehamilan.

Halaman
123
Penulis: Fauzie Pradita Abbas
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help