Sang Ibu Rasakan Hal yang Janggal Sebelum Temukan Kedua Anaknya Dibacok Perampok Sadis
Melihat kondisi anaknya bersimbah darah dan tergeletak di tempat tidur, Muntamah langsung membawa kedua anaknya ke Rumah Sakit.
Penulis: Daniel Andreand Damanik | Editor: Yudha Maulana
Laporan Wartawan TribunJabar Daniel Andreand Damanik
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dua putra dan puteri dari Muntamah (35) menjadi korban pembacokan perampok di rumahnya yang beralamat di RT 02/14 , Kampung Nusa Indah Lestari, Desa Rancamanyar, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Rabu (25/4/2018).
Menurut Muntamah (35) kepada TribunJabar di Rumah Saki Santosa Kopo, Kota Bandung, bahwa putra dan puterinya biasanya setiap malam tidurnya terpisah, tidak dalam satu kamar.
Pengakuan ibu korban, Adinda Hermawati (13) biasanya tidur bersama Ibunya, dan Zaki Almail Zamil (3,5) tidur bersama Ayahnya yang bernama Wewen Hermawan (34).
Baca: BREAKING NEWS: 2 Bocah Jadi Korban Pembacokan Sejumlah Perampok Sadis di Baleendah
Baca: Laga Persib Bandung Vs Persija Jakarta Resmi Diundur! Laga Akan Digelar 3 Mei 2018
"Pulang dari pasar sekira jam limaan, kami lihat rumah berantakan, dan langsung melihat ke kamar tidur, kedua anak saya dalam keadaan pingsan dan terlihat bersimbah darah di bagian kepala," kata Muntamah di ruang perawatan RS Santosa, Rabu (25/4/2018).
Muntamah mengaku bingung, karena kedua anaknya berada dalam satu kamar tidur.
Karena menurutnya, saat ditinggalkan, kedua anaknya tidur di kamar yang terpisah.
Melihat kondisi anaknya bersimbah darah dan tergeletak di tempat tidur, Muntamah langsung membawa kedua anaknya ke Rumah Sakit.
Baca: Hari Pertama Film Avengers Infinity War Diputar, Tiket Tembus 7 Ribu di CGV Paris Van Java
"Saya tidak memikirkan barang-barang apa yang telah diambil perampok, pikiran saya,yang penting anak saya selamat dan cepat ditangani secara medis," katanya.
Belanja ke pasar diakui Muntamah merupakan aktivitas rutinnya setiap subuh hari.
Dia mengatakan bahwa sehari-hari dirinya berjualan di depan rumahnya dan barang dagangannya ialah sayuran serta kebutuhan rumah tangga lainnya.
Akibat pembacokan tersebut, Zaki mendapat jahitan di bagian kepala sebanyak delapan jahitan dan Adinda mendapat 32 jahitan di bagian kepala.
Wanita-wanita Cantik Menari di Atas Lumpur, Warga Bandung Berbondong-bondong Melihatnya https://t.co/ooNknujLQn via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) April 25, 2018