Animal Welfare Lapor Polda Jabar Terkait Masih Maraknya Adu Bagong di Ciamis dan Sumedang

Adu bagong masih berlangsung walaupun Gubernur Jawa Barat telah mengeluarkan surat edaran supaya adu bagong dihentikan.

Animal Welfare Lapor Polda Jabar Terkait Masih Maraknya Adu Bagong di Ciamis dan Sumedang
Tribunjabar/Yudha Maulana
Adu Bagong 

Laporan Wartawan TribunJabar Daniel Andreand Damanik

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Maraknya kegiatan adu bagong disekitar Jawa Barat membuat pihak Indonesia Animal Welfare Society gerah dan mendatangi Mapolda Jawa Barat, Jl Soekarno Hatta, Kota Bandung, Senin (23/4/2018).

Marison Guciano, Pendiri Indonesia Animal Welfare Society memiliki sejumlah data yang dijadikan bukti bahwa adu bagong masih terjadi di Sumedang dan Ciamis, Jawa Barat.

"Adu bagong masih berlangsung walaupun Gubernur Jawa Barat telah mengeluarkan surat edaran supaya adu bagong dihentikan. Bukti foto telah kami dapatkan pada pertunjukan adu bagong di Ciamis dan Sumedang," kata Marison Guciano kepada TribunJabar, Senin (23/4/2018).

Terkait peristiwa tersebut, Morison bersama rekan-rekannya meminta agar Polda Jabar melakukan penegakan hukum di wilayahnya terhadap para pelaku yang masih melakukan pertunjukan adu bagong.

Kehadiran Indonesia Animal Welfare Society di Mapolda Jabar diterima oleh AKBP Tedi Hermansyah dari Biro Operasi Polda Jabar.

Baca: Hakim Akhirnya Kabulkan Permohonan Ganti Nama Kentut

Baca: Dini Hari Tadi, Daud Yordan KO Petinju Rusia di Kandangnya

"Di hadapan kami, beliau merespon dengan menelepon langsung pihak Polres Sumedang dan Polres Ciamis. Beliau meminta agar Polres melakukan pendekatan kepada masyarakat untuk menghentikan dan menutup pertunjukan adu bagong," kata Morison.

Pihak Polda Jabar juga meyakinkan, bahwa pihaknya akan mengirimkan surat edaran untuk menghentikan adu bagong di wilayah yang masih melakukan kegiatan tersebut.

Adu bagong adalah bentuk penyiksaan terhadap hewan dan merupakan tindak pidana berdasarkan pasal 302 KUHP.

Morison berserta rekannya berterima kasih atas respon yang positif dari pihak Polda Jawa Barat. Namun pihaknya akan konsisten memantau untuk memastikan bahwa pertunjukan adu bagong benar benar berakhir di Jawa Barat.

Sebelumnya, rencana pihak Indonesia Animal Welfare Society akan melakukan aksi di depan Mapolda Jabar. Namun, sebelum dilakukan aksi, pihak Polda Jabar langsung menemui dan merespon permintaan pihak Indonesia Animal Welfare Society.(*)

Baca: Keluarga Korban Pembunuhan Mengamuk di Ruang Jenazah, Minta Organ Dalam Dikembalikan

Penulis: Daniel Andreand Damanik
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved