Pilwalkot Bandung

Nurul Arifin Mendapatkan Berkah Setelah Menggunakan Nama Belakang Ayahnya, Ini Kisahnya!

Sebelum merantau ke ibukota negara, di Jakarta, Nurul Arifin, meminta izin kepada ayahnya untuk pergi ke Jakarta untuk mengikuti sebuah perlombaan

Nurul Arifin Mendapatkan Berkah Setelah Menggunakan Nama Belakang Ayahnya, Ini Kisahnya!
Tribun Jabar/Ery Chandra
Nurul Arifin, saat berfoto bersama warga, di Aula RW 10, Jalan Durahim, Kelurahan Cicadas, Kota Bandung, Jumat (20/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Perempuan satu-satunya yang maju dalam kontestasi Pilwakot Bandung 2018, Nurul Qomaril Arifin, selalu bersyukur atas setiap pencapaian perjalanan kariernya selama ini.

Kebesaran nama dan cerita keberhasilan perjalanan hidupnya bukanlah semata-mata karena kehebatan dirinya, melainkan faktor dari keluarga besarnya, terutama sosok ayahnya.

Ia mengawali kariernya sebagai seorang model, aktris, aktivis, politisi, anggota DPR, serta terakhir, diamanahkan dari Partai Golkar untuk maju di Pilwakot Bandung.

Sebelum merantau ke ibukota negara, di Jakarta, Nurul Arifin, meminta izin kepada ayahnya untuk pergi ke Jakarta untuk mengikuti sebuah perlombaan gadis logo. Pasalnya, saat itu ia merasa tidak mempunyai nama yang komersil ketika akan ikut kompetisi tersebut.


"Setelah tamat di SMA Negeri 10 Bandung, hijrah ke Jakarta. Saya waktu itu mau ikutan gadis logo tahun1982. Saya bicara ke si papi kalau nama Nurul Qomaril mau jadi peragawati kurang komersil," ujar Nurul, di Aula RW 10, Jalan Durahim, Kelurahan Cicadas, Kota Bandung, Jumat (20/4/2018).

Setelah meminta izin, kata Nurul, bapaknya Moh.Yusuf Arifin, mengizinkan nama belakangnya untuk digunakan oleh anak ke-10 dari 12 bersaudara itu.

"Yaudah pake kata bapak saya nama belakangnya buat ikut lomba. Akhirnya sampai hari ini nama bapak saya alhamdulillah membawa berkah," ujar perempuan yang pernah tinggal di Cicadas itu. .

Nurul mengatakan kunjungan kampanyenya kali ini berbeda dengan sebelumnya, ia mengaku silaturahmi yang dilakukan itu terasa lebih mengenal di antara dirinya dan warga Cicadas, Kota Bandung.

Sehingga, ia mengajak kepada seluruh warga di Cicadas, Kota Bandung untuk menggantung mimpi mereka setinggi-tingginya.

"Saya tidak pernah terfikir untuk menjadi artis, aktivis dan apalagi menjadi Wali Kota tidak pernah terfikir. Siapa tahu satu di antara anak-anak dari sini menjadi pemimpin di Bandung. Doakan mereka. Amin," kata Nurul. (*)

Penulis: Ery Chandra
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help