TribunJabar/

Ratusan Pelajar di Cicalengka Lakukan Aksi Damai, Tolak Peredaran Miras

Ratusan pelajar di Kabupaten Bandung, yang tergabung dalam Pelajar Islam Indonesia (PII) daerah. . .

Ratusan Pelajar di Cicalengka Lakukan Aksi Damai, Tolak Peredaran Miras
ISTIMEWA
Ratusan pelajar berkumpul dan lakukan aksi damai di depan Kantor Kecamatan Cicalengka, Selasa (17/84/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina Miranti

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Ratusan pelajar di Kabupaten Bandung, yang tergabung dalam Pelajar Islam Indonesia (PII) daerah Kabupaten Bandung, menyuarakan keprihatinan mereka terhadap kasus minuman keras (miras) oplosan yang terjadi di Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung.

Para pelajar menyuarakan pendapatnya lewat aksi damai yang dilakukan di Kantor Kecamatan Cicalengka, Selasa (17/4/2018).

Dalam aksi damai tersebut, para siswa berteriak lantang meminta pemerintah Kabupaten Bandung untuk membatasi bahkan tak memberi ruang bagi peredaran miras.

Dalam orasinya, para pelajar juga menuntut hukuman mati bagi para pelaku pembuar dan penjual miras oplosan.

Menurut Koordinator Aksi, Akbar Rudiansah (17), aksi para pelajar tersebut merupakan buntut dari kasus miras ginseng oplosan yang menelan banyak korban, terutama di Cicalengka.

"Kalau bicara hukum pidana, ya, pelaku (pembuat miras oplosan harus dihukum mati soalnya sudah mengakibatkan banyak kematian korban oplosan," ujar Akbar Rudiansah.

Akbar Rudiansah pun menambahkan, aksi yang mereka lakukan merupakan bagian dari revolusi moral yang akan selalu diingat.

Menurut Akbar Rudiansah, pihaknya akan terus mengawal sekaligus memberikan lengawasan terhadap proses hukum kasus miras tersebut.

Penulis: Seli Andina Miranti
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help