Sanggar Kesenian di Cirebon Roboh

Puslabfor Akan Olah TKP Bangunan Roboh di Gegesik Cirebon yang Tewaskan 7 Orang

"Masih fokus olah TKP, kami maksimalkan mengumpulkan bukti-bukti dari lokasi kejadian," kata Jarot Sungkowo.

Puslabfor Akan Olah TKP Bangunan Roboh di Gegesik Cirebon yang Tewaskan 7 Orang
TRIBUN JABAR / AHMAD IMAM BAEHAQI
Wakapolres Cirebon, Kompol Djarot Sungkowo, saat menjenguk Tri Intan Apriani di Kamar 3 Ruang Nyimas Gandasari RSUD Gunung Jati, Jl Sudharsono, Kota Cirebon, Selasa (17/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON- Siang ini, Tim Pusat Laboraturium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri mendatangi bangunan roboh di Desa Gegesik Wetan, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon.

Wakapolres Cirebon, Kompol Jarot Sungkowo, mengatakan tim Puslabfor akan mencari penyebab dan faktor apa saja yang memicu robohnya bangunan bekas sarang walet itu.

"Sudah dikoordinasikan, paling lambat sore ini Puslabfor ke lokasi," ujar Jarot Sungkowo, setelah menjenguk Tri Intan Apriani di Kamar 3 Ruang Nyimas Gandasari RSUD Gunung Jati, Jl Sudharsono, Kota Cirebon, Selasa (17/4/2018).

Menurutnya, sebagai penyidik, pihak Polres Cirebon, tidak bisa menyimpulkan penyebab pasti robohnya bangunan itu karena penanganannya masih tahap penyelidikan.

Karenanya, membutuhkan penguatan pembuktian dari hasil olah TKP Puslabfor Mabes Polri.

Hingga ini, kata Jarot, penyidik belum melakukan pemeriksaan terhadap para saksi.

"Masih fokus olah TKP, kami maksimalkan mengumpulkan bukti-bukti dari lokasi kejadian," kata Jarot Sungkowo.

Dalam kesempatan itu, Jarot yang mewakili jajaran Polres Cirebon memberikan santunan pada pihak keluarga Tri Intan Apriani.

Baca: 5 Fakta Amoroso Katamsi Berkaitan dengan Soeharto, Pilihan Kedua hingga 32 Tahun Jadi Pak Harto

Intan merupakan satu di antara 9 korban dari peristiwa robohnya bangunan tua bekas peternakan burung walet di Desa Gegesik Wetan, Kecamatan Gegesik, Senin (16/4/2018) kira-kira pukul 10.30 WIB.

Sebanyak 7 korban dinyatakan meninggal dunia, 2 korban mengalami luka ringan dan luka berat.

Sementara dua orang lainnya dinyatakan selamat dari peristiwa nahas tersebut.

Saat kejadian para korban tengah berlatih gamelan dan tari untuk persiapan peringatan Hardiknas tingkat Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon. (*)

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved