Kepala OJK Cirebon Sebut Investasi Ilegal di Kota Udang Terbanyak se-Jawa Barat

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon, M Lutfi, mengakui praktik investasi ilegal di wilayah. . .

Kepala OJK Cirebon Sebut Investasi Ilegal di Kota Udang Terbanyak se-Jawa Barat
Tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi
Kepala OJK Cirebon, M Lutfi (kanan), saat ditemui di Kantor OJK Cirebon, Jl Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon, Selasa (17/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon, M Lutfi, mengakui praktik investasi ilegal di wilayah Cirebon merupakan yang terbanyak di Jawa Barat.

Hingga kini, sedikitnya 5 lembaga telah terungkap dan diduga sebagai investasi ilegal.

Di antaranya, BMT Global Insani, CSI, KPMI, Swissindo, dan Famili 100.

"Di luar itu kami mensinyalir masih banyak praktik investasi ilegal lain yang lahir dan berkembang di Cirebon," kata M Lutfi saat ditemui di Kantor OJK Cirebon, Jl Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon, Selasa (17/4/2018).

Tidak menutup kemungkinan, perkembangannya telah menjalar dari Cirebon ke daerah lain di Indonesia.

Ia mengatakan, skema investasi ilegal yang berkembang itu seperti arisan.

Lutfi yang juga merupakan Ketua Satgas Waspada Investasi (SWI) Cirebon itu menyebut jumlah dan nilainya tidaklah sedikit, meski belum dipastikan jumlah korban hingga nilai kerugian akibat praktik investasi ilegal itu.

"Diduga korbannya juga variatif, dari mulai tingkst ekonomi dan pendidikan rendah sampai tinggi," ujar M Lutfi.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar selalu mewaspadai setiap ajakan investasi, khususnya yang menjanjikan keuntungan tidak wajar.

Masyarakat, menurut Lutfi, harus lebih peka dan cerdas serta terus menggali beragam literasi keuangan.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help