TribunJabar/

Persib Bandung

Suporter Arema FC Merangsek Masuk ke Lapangan, Bek Persib: Gila Itu!

Kejadian tersebut membuat pertandingan dihentikan oleh wasit karena sudah tak memungkinkan untuk dilanjutkan.

Suporter Arema FC Merangsek Masuk ke Lapangan, Bek Persib: Gila Itu!
Tribun Jabar/Ferdyan Adhy Nugraha
Pemain bertahan Persib Bandung, Moch Al Amin Syukur Fisabillah 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Bek Persib Bandung, Moch Al Amin Syukur Fisabillah menganggap apa yang dilakukan oknum fans Arema FC semalam sebagai perbuatan yang tidak terpuji.

Pada pertandingan Arema FC vs Persib, Minggu (15/4/2018) malam, oknum fans Arema FC tiba-tiba merangsek ke tengah lapangan bertandingan.

Aremania masuk lapangan saat babak kedua akan berakhir antara Arema FC melawan Persib Bandung dalam Lanjutan Liga 1 di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Minggu (15/4/2018). Suporter Arema FC kecewa dan masuk lapangan akibat tim yang didukungnya empat pertandingan tidak meraih kemenangan.
Aremania masuk lapangan saat babak kedua akan berakhir antara Arema FC melawan Persib Bandung dalam Lanjutan Liga 1 di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Minggu (15/4/2018). Suporter Arema FC kecewa dan masuk lapangan akibat tim yang didukungnya empat pertandingan tidak meraih kemenangan. (SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO)

Kejadian tersebut membuat pertandingan dihentikan oleh wasit karena sudah tak memungkinkan untuk dilanjutkan.

"Kemarin itu luar biasa, bukan hanya satu, dua suporter yang turun, tapi hampir semua, gila itu," ujar Sabil di Bandara Husein Sastranegara, Senin (16/4/2018).

Sabil mengaku pernah menghadapi situasi serupa pada saat membela Persijap Jepara di Liga 2.

Sebelum laga digelar, pihak keamanan memang sudah mengantisipasi dengan menyediakan kendaraan taktis (rantis) bagi para pemain Persib.

Pemain dengan nomor 94 itu mengakui tidak pernah terbayangkan sebelumnya menggunakan kendaraan lapis baja itu.

"Gimana ya, itu jadi tantangan saja sih. Awalnya memang tidak terbayang akan menggunakan rantis ke stadion. Saya tidak ada bayangan apa-apa, saya pikir main bola ya main bola saja, ini sampai pakai rantis, dikawal banyak polisi juga," katanya.

Kejadian seperti ini diharapkan Sabil menjadi yang terakhir bagi pesepak bolaan Indonesia.

"Ini jadi pengalaman baru bagi saya, tapi ke depannya jangan ada lagi seperti ini biar kita nyaman bermain sepak bola," ucapnya.

Penulis: Ferdyan Adhy Nugraha
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help