TribunJabar/

Pilgub Jabar

Mayoritas Warga Jabar Ogah Dipimpin Gubernur yang Poligami

Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, mengungkap ada pertimbangan yang sangat penting bagi pemilih di Jabar.

Mayoritas Warga Jabar Ogah Dipimpin Gubernur yang Poligami
Tribun Jabar/Ferry Fadhlurrahman
Para Paslongub Jabar di SOR Arcamanik, Selasa (13/2/2018) malam 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Hasil Survei Pilkada Jawa Barat 2018 agaknya harus diperhatikan dengan sesama oleh para pasangan calon yang akan bertarung pada Juni 2018 mendatang.

Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, mengungkap ada pertimbangan yang sangat penting bagi pemilih di Jabar.

Ia mengatakan mayoritas publik Jabar tak bersedia dipimpin oleh calon gubernur atau calon wakil gubernur yang kedapatan melakukan poligami.

"Ini yang harus menjadi perhatian serius para calon. Mayoritas publik Jawa Barat sebesar 81,4 persen, mengaku tak bersedia dipimpin calon gubernur yang beristri lebih dari satu atau poligami," ujar Toto, dalam keterangannya, Minggu (15/4/2018).

Suara mayoritas itu, kata dia, harus ditanggapi dengan sangat serius oleh para pasangan calon, baik mulai dari Dua DM, RINDU, ASYIK, maupun HASANAH.

Baca: Nyaris Jatuh, Bagian Bawah Bando Reklame di Dekat Pintu Tol Pasirkoja Sudah Dibereskan

Baca: Sabil Cerita Proses Gol Thiago Furtuoso ke Gawang Persib Bandung: Saya Kesandung

Selain itu, para pemilih juga mempertimbangkan empat aspek yang lumayan menonjol untuk dijadikan pertimbangan.

Pertama, 96 persen pemilih menganggap aspek kepribadian calon, seperti jujur, bijaksana, dan ramah adalah penting.

Halaman
12
Editor: Ravianto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help