Persib Bandung

Legenda Persib Bandung Puji Mario Gomez Setinggi Langit, tapi. . .

Padahal saat itu Persib main dengan dua striker dan diyakini bisa menekan pemain belakang lawan

Legenda Persib Bandung Puji Mario Gomez Setinggi Langit, tapi. . .
Tribun Jabar/Ferdyan Adhy Nugraha
Pelatih Persib Bandung Mario Gomez sesudah memimpin latihan di Stadion Siliwangi, Jumat (13/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurrahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Legenda Persib, Sutiono Lamso mengatakan, Persib tampil bagus ketika melawan Arema FC di laga keempat Liga 1 2018 yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (15/4/2018).

Sutiono Lamso, mantan pemain Persib Bandung.
Sutiono Lamso, mantan pemain Persib Bandung. (TRIBUN JABAR / DENI DENASWARA)

"Secara umum, saya melihat pertandingan berjalan imbang apalagi Persib Bandung bisa menguasi permainan selama babak kedua dan bikin gol satu, Persib Bandung mainnya lagi di atas, lagi unggul sebetulnya atas Arema FC," ujar Sutiono kepada Tribun Jabar.

"Sebenarnya, Persib Bandung itu mainnya lebih menekan selama babak kedua tapi ada pergantian pemain. Masuknya Eka Ramdhani menggantikan Jonathan Bauman, jadi merusak irama permainan. Saya rasa, itu kurang pas. Seperti saya bilang tadi, Persib Bandung mainnya sedang di atas Arema FC," katanya.

Setelah Jonathan Bauman diganti, kata Sutiono, Persib Bandung kembali mendapatkan tekanan oleh Arema FC.

Padahal saat itu Persib main dengan dua striker dan diyakini bisa menekan pemain belakang lawan.

"Setelah ada pergantian (Eka Ramdhani menggantikan Jonathan Bauman) menumpuk pemain di tengah, suplai bola ke depannya kurang dan yang terjadi pemain Arema FC balik menekan. Arema FC juga tadi mainnya bola-bola panjang tapi malah Persib Bandung balik kebobolan. Sayang sekali, padahal Persib Bandung sudah unggul sampai menit 80," katanya.

Jika tak ada pergantian pemain, kata Sutiono, Arema FC tak akan terlalu menekan karena ada dua striker di depan Persib Bandung.

Karena hanya tampil dengan satu striker setelah Jonathan Bauman diganti, pemain Persib Bandung menumpuk di tengah.

"Bagaimana pun ini sepakbola, dari menit ke menit kita harus benar-benar bisa memanfaatkan situasi. Salah sedikit saja atau lengah sedikit saja, bisa menjadi fatal. Saya melihat, sejak ditangin Roberto Carlos Mario Gomez, ada banyak perubahan yang drastis mulai dari komposisi pemain sampai pola permainan Persib Bandung," kata Sutiono.

Dikatakan Sutiono, Mario Gomez bisa memotivasi pemain muda agar bisa bekerja keras dan itu terbukti di dua pertadingan Persib Bandung saat ia pimpin langsung.

"Mario Gomez tidak melihat pemain bintang, tapi kelihatannya lebih memilih pemain yang mau bekerja keras. Komposisi dan pola seperti ini sudah bagus sebenarya, tinggal dimatangkanuntuk pertandingan berikut," katanya.

Penulis: Nazmi Abdurrahman
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved