Kapolres Bandung Sambut Baik Ultimatum Wakapolri Soal Miras Oplosan

"Iya seperti yang disampaikan, beliau memberikan motivasi buat kami dengan memberikan target kepada kami. Semoga cepat tertangkap," ujar Indra

Kapolres Bandung Sambut Baik Ultimatum Wakapolri Soal Miras Oplosan
Tribunjabar/Mega Nugraha
Miras oplosan yang disita Polrestabes Bandung, Senin (9/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.ID, SOREANG - Kapolres Bandung AKBP Indra Hermawan menanggapi positif perintah Wakapolri Komjen Pol Syafruddin, yang menegaskan bahwa pihaknya tak ragu untuk mencopot Kapolda ataupun Kapolres yang tidak serius menangani permasalahan minuman keras (miras) oplosan, di Jakarta, Minggu (15/4/2018).

Bahkan Syafruddin pun memberikan waktu hingga sebelum ramadan bagi jajarannya untuk memberantas peredaran minuman keras oplosan di wilayahnya masing-masing.

"Iya seperti yang disampaikan, beliau memberikan motivasi buat kami dengan memberikan target kepada kami. Semoga cepat tertangkap," ujar Indra di Mapolres Bandung, Senin (16/4/2018).

Baca: Kasus Pemerasan Video Porno, Petugas Lapas Jelekong Dipindah, Polisi Masih Butuh Keterangan

Pihaknya menghimbau dan mengajak kepada seluruh masyarakat untuk sama-sama mengawasi peredaran miras di wilayahnya masing-masing. Dimulai dari lingkup paling kecil yakni keluarga, RT, dan RW, jika memang ada masyarakat yang ada mengonsumsi miras.

"Langsung tegur disampaikan langsung ke polisi, apalagi jika ada yang menjual. Kalau ketangkap tangan warga bisa mengamankan dan menyerahkan langsung kepada polisi itu boleh. Kalau ada oknum disampaikan langsung," tuturnya.


Sejauh ini pihaknya masih melakukan pengejaran tersangka SS dan 6 orang DPO lainnya. Sehingga belum ada dugaan tersangka baru.

"Saat ini tim penyidik sedang bekerja semoga dalam waktu tidak lama bisa segera dapat. Kita sudah bekerja, pabriknya juga ada. Kemudian tersangka kita masih dua yang sudah kita tangkap dan ada tujuh DPO yang sudah kita tetapkan," katanya.


Dikatakannya sejauh ini bahkan sudah ada beberapa Polres yang datang ke Polres Bandung untuk mengambil keterangan dari tersangka yang ada. Apakah betul minuman miras oplosan tersebut didistribusikan atau dikirim ke wilayah hukum polres lain.

"Jadi kalau jualan sejak Agustus 2017 sudah mulai berjualan minuman jenis ginseng. Sejauh ini untuk agen masih ada 4, yakni di dua Cicalengka, satu di Nagreg dan satu di Cibiru," katanya.

Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help