Kepala Desa Protes Lambatnya Pencairan Dana Desa

Mereka mengklaim sudah empat bulan lebih dana tersebut belum cair, padahal. . .

Kepala Desa Protes Lambatnya Pencairan Dana Desa
shutterstock
Tangan seorang wanita memegang uang seratus ribuan rupiah. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID. CIANJUR - Para kepala desa melakukan aksi protes terkait keterlambatan pencairan dana desa, anggaran dana desa, dan Siltap.

Mereka mengklaim sudah empat bulan lebih dana tersebut belum cair, padahal pengajuan berkas telah dilakukan sejak lama.

Mereka mendatangi Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah (BPKAD).

"Kalau memang kesalahan ada pada kami, seharusnya segera diinformasikan supaya bisa dikoreksi. Tapi, selama ini kami merasa sangat teliti. Titik koma dalam berkas saja kami perhatikan," kata Wawan Suwandi, seorang yang terlihat di antara rombongan kepala desa, Rabu (11/4/2018).

Sebanyak 200 kades dari total 354 desa juga mengklaim telah memenuhi seluruh prosedur dengan sesuai. Bukan tanpa alasan, ketiga dana tersebut penting untuk operasional desa.

"Jadi memang melihat dari yang sudah-sudah, masalahnya selalu sama. Ini artinya BPKAD yang perlu perbaikan sistem. Bagaimana ini, apalagi sudah menjelang Musrenbang Desa sebentar lagi," ujarnya.

Mereka mengancam akan menghadirkan perangkat desa seluruh Kabupaten Cianjur, jika masalah itu tak kunjung menemukan solusi sama sekali.

Audiensi berjalan panas, ketika akhirnya pimpinan BPKAD menjanjikan pencairan di hari yang sama bagi mereka yang hadir dan memenuhi persyaratan.

BPKAD pun meminta maaf secara langsung kepada para kades.

Kepala BPKAD Dedi Sudrajat berusaha menanggapi pernyataan itu dengan terbuka. Ia pun mengakui, jika kondisi saat itu terjadi karena kesalahan BPKAD.
"Kami akan memastikan lagi dimana letak kesalahan, sehingga dana ini terlambat. Kami memohon maaf atas keadaan ini," katanya.
Menurut dia, salah satu penyebab keterlambatan adalah terjadinya kendala teknis. Kebanyakan pengajuan dianggap dapat segera selesai dalam waktu cepat.(fam)

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help