Kemiskinan Turun Separuh tapi Pemprov Jabar Masih Fokuskan Perhatian di Daerah Ini
Beberapa masalah yang dipaparkan adalah laju pertumbuhan ekonomi, laju inflasi, dan turunnya tingkat kemiskinan.
Penulis: Theofilus Richard | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Dalam Musrenbang Provinsi Jawa Barat, Kamis (12/4/2018), Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan alias Aher, sempat memaparkan pencapaian kerja Pemprov Jabar.
Beberapa masalah yang dipaparkan adalah laju pertumbuhan ekonomi, laju inflasi, dan turunnya tingkat kemiskinan.
"Angka kemiskinan trennya terus menurun. Dibandingkan 2008, dari 13 persen menjadi 7,83 persen. Sudah turun separuhnya," ujarnya ketika ditemui di sela Musrenbang di Hotel Intercontinental.
Dalam Musrenbang, perwakilan dari Bappenas juga memaparkan kondisi Jawa Barat.
4 Fakta Seputar Pelaksanaan UNBK di Jawa Barat yang Perlu Kamu Ketahui https://t.co/CiyuXNm6N1 via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) April 12, 2018
Meski tingkat kemiskinan sudah menurun tapi masih ada beberapa daerah yang perlu menjadi perhatian.
"Kami fokus pada kabupaten tertentu semisal Indramayu, Cirebon, dan Cianjur seperti yang disampaikan Deputi Bappenas," ujarnya.
Selain itu, Aher mengatakan pembangunan Jawa Barat tahun 2019 akan difokuskan ke pembangunan sumber daya manusia.
"Fokus masih pendidikan, kesehatan, infrastruktur, fokusnya pada kualitas sumber daya manusia, kualitas infrastruktur dan kemandirian perekonomian baik pangan dan non-pangan," ujarnya.
Baca: Bojan Malisic Akan Tampil Lawan Arema FC, Mario Gomez: Topengnya Mungkin Besok Selesai
Baca: Tingkah Fredrich Yunadi yang Pamer Bakpau Bikin Hakim dan Jaksa Tertawa Lepas
Untuk meningkatkan perekonomian, Aher mengatakan kemandirian dan produktivitas harus ditingkatkan.
Ia mengatakan kebijakan fiskal Amerika Serikat terhadap dollar mempengaruhi perekonomian dunia.
Sehingga ketika melakukan impor, dollar yang disimpan akan keluar.
"Penghematan bisa dilakukan jika memperkecil impor kita dan memperbesar ekspor," ujarnya.