Korban Miras Makin Banyak, Pemda Kabupaten Bandung Tetapkan Jadi KLB Situasional

Penetapan kejadian tersebut menjadi KLB Situasional didorong semakin bertambahnya korban akibat miras oplosan tersebut.

Korban Miras Makin Banyak, Pemda Kabupaten Bandung Tetapkan Jadi KLB Situasional
Tribunjabar/Seli Andina Miranti
Warga bersama petugas kepolisian mengamankan puluhan botol miras dari kios penjual miras 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung menetapkan kejadian keracunan minuman keras (miras) oplosan di wilayah Bandung Timur sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) Situasional.

Penetapan kejadian tersebut menjadi KLB Situasional didorong semakin bertambahnya korban akibat miras oplosan tersebut.

"Kematiannya cukup tinggi, jadi dari Pemda Kabupaten Bandung dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung menetapkan KLB Situasional," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, Achmad Kustijadi, ketika ditemui Tribun Jabar di RSUD Cicalengka, Selasa (10/4/2018).

Keputusan KLB, menurut Achmad Kustijadi, mendorong pemerintah untuk dapat berkontribusi memberikan bantuan.

Adapun bantuan yang diberikan pada para korban, Achmad Kustijadi menyampaikan, belum ditetapkan apakah bantuan total ataupun sebagian.

Baca: Gara-gara Miras, Total Korban Tewas di Jawa Barat Sebanyak 45 Orang

Penetapan KLB situasional sendiri dipilih, menurut Achmad Kustijadi, karena kejadian keracunan miras oplosan ini lebih dilihat sebagai bencana.

"Kalau KLB kan sebetulnya untuk penyakit yang berpotensi jadi wabah, kalau ini kan bukan penyakit, tetapi lebih ke arah bencana. Bencana sosial," ujar Achmad Kustijadi.

Sementara itu, hingga saat ini korban tewas akibat miras oplosan di Kabupaten Bandung, menurut Achmad Kustijadi, mencapai 41 orang, 31 orang di antaranya tewas di RSUD Cicalengka.

Penulis: Seli Andina Miranti
Editor: Isal Mawardi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved