Ada Apa ya? Siswa SMKN I Cianjur Tiba-tiba Dites Urine

Ratusan pelajar dari kelas 12 tersebut menjalani tes urine sebagai wujud komitmen sekolah. . .

Ada Apa ya? Siswa SMKN I Cianjur Tiba-tiba Dites Urine
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Sebanyak 551 pelajar SMKN 1 Cianjur menjalani tes urine di kampus SMKN 1 Cianjur, Jalan Siliwangi, Selasa (10/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Sebanyak 551 pelajar SMKN 1 Cianjur menjalani tes urine di kampus SMKN 1 Cianjur, Jalan Siliwangi, Selasa (10/4/2018).

Ratusan pelajar dari kelas 12 tersebut menjalani tes urine sebagai wujud komitmen sekolah bebas dari penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang.

Kepala BNN Kabupaten Cianjur Drs Basuki mengatakan, tes urine yang dilakukan kepada ratusan pelajar SMKN I Cianjur sebagai rangkaian dari kerjasama yang telah dilakukan antara BNN dengan sekolah sekolah yang ada di Cianjur.

"Kegiatan ini dalam rangka pencegahan dan penanggulangan narkoba, bagaimana mewujudkan area sekolah bisa bersih dari penyalahgunaan narkoba," ujar Basuki di SMKN 1 Cianjur.

Ia mengatakan komitmen sebelumnya dilakukan dengan para guru dari SMKN I Cianjur. Puluhan guru juga menjalani tes urine yang dilakukan BNN Kabupaten Cianjur.

Basuki mengapresiasi langkah yang dilakukan pihak sekolah yang sudah mendeklarasikan diri bersih dari penyalahgunaan narkoba. Ia mengatakan apa yang dilakukan BNN berprinsip pada pencegahan agar generasi pelajar terbebas dari penyalahgunaan narkoba.

"Pencegahan lebih utama, kami mendukung langkah yang dilakukan pihak sekolah yang sudah berinergi dengan BNN," kata Basuki.

Kepala SMKN 1 Cianjur, SM Anwar mengatakan, pada dasarnya kegiatan pencegahan penyalahgunaan narkoba berangkat dari keprihatinan melihat banyak generasi muda di Indonesia yang sudah terjebak pada narkoba.

"Secara umum dari pihak sekolah apa yang dilakukan untuk menjaga sekolah bersih dari narkoba, bukan hanya pelajar tapi guru, tata usaha, dan pedagang dari lingkungan sekolah juga diberikan pemahaman yang sama," katanya.

Ia mengatakan saat ini pihak sekolah juga mencoba mencanangkan kawasan bebas dari asap rokok.

Wakasek Kesiswaan Heri Siswanto mengatakan pihaknya sudah membentuk Satgas Anti Narkoba yang dilatih secara khusus oleh BNN dan diharapkan bisa menularkan kepada teman lainnya.

Pihaknya juga sudah menyusun program kerja dan mensosialisasikan modul yang diberikan oleh BNN.

"Sebelumnya 50 guru sudah dites urine dan hasilnya negatif, harapan ke depan satgas yang sudah dibentuk menjadi teladan agat pelajar saling mengingatkan sesuai dengan gaya anak zaman now," katanya.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help