Miras Oplosan Maut

Muntahan Korban Diambil untuk Ketahui Kandungan Miras Oplosan, Berpotensi Terjadi Iritasi

Korban minuman keras (miras) oplosan yang datang ke RSUD Cicalengka langsung diberi tindakan anamnesa sesuai dengan keluhan korban.

Muntahan Korban Diambil untuk Ketahui Kandungan Miras Oplosan, Berpotensi Terjadi Iritasi
Tribunjabar/Seli Andina Miranti
Korban miras oplosan masih dirawat di RSUD Cicalengka 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Korban minuman keras (miras) oplosan yang datang ke RSUD Cicalengka langsung diberi tindakan anamnesa sesuai dengan keluhan korban.

Hal tersebut disampaikan Direktur RSUD Cicalengka, dr. Yani Sumpena, ketika ditemui Tribun Jabar di RSUD Cicalengka hari ini, Senin (9/4/2018).

"Kami lakukan bilas lambung dan lakukan infus cairan kalau ada gangguan cairan, kami lakukan penanganan keluhan-keluhannya," ujar dr. Yani Sumpena.

Selain itu, dr. Yani Sumpena mengungkapkan, tim dokter pun menampung muntahan dan mengambil sampel darah dari korban untuk keperluan pengecekan.

dr. Yani Sumpena menyampaikan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung dan pihak kepolisian.

Baca: Bukan Hanya di Cicalengka, di Kota Bandung 3 Orang juga Tewas Karena Tenggak Miras Oplosan

"Kandungan (muntahan dan darah) akan dibawa ke laboratorium, saya kira beberapa waktu nanti, sehari dua hari, bisa kita ketahui (kandungannya)," ujar dr. Yani Sumpena.

Menurut dr. Yani Sumpena, biasanya kasus seperti ini (minuman keras), saluran pencernaan para korban yang terdampak.

Sementara itu, bila sudah ada muntahan darah, dapat diartikan saluran pencernaan milik korban sudah mengalami iritasi.

Baca: Korban Tewas Akibat Tenggak Miras Oplosan di Cicalengka Jadi 16 Orang, 6 Orang Masih Dirawat

Sementara itu, hingga saat ini, di RSUD Cicalengka, korban tewas akibat miras oplosan sudah mencapai 16 orang. Korban tewas ke 16 atas nama Endang (48).

Penulis: Seli Andina Miranti
Editor: Isal Mawardi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved