Disdukcapil Kabupaten Garut Terus Tingkatkan Kualitas Pelayanan, Ini Buktinya

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Garut, menjelaskan, belakangan. . .

Disdukcapil Kabupaten Garut Terus Tingkatkan Kualitas Pelayanan, Ini Buktinya
Tribun Jabar/Hakim Baihaqi
Ratusan warga mengantre untuk melakukan pencetakan e-KTP di mobil keliling Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Garut yang berada di Jalan Dewi Sartika, Kabupaten Garut, Minggu (2/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Garut, menjelaskan, belakangan ini pelayanan e-KTP dan Kartu Keluarga (KK) di Kabupaten Garut sempat terhambat karenanya minimnya kapasitas bandwith yang hanya mempunyai kuota 5 mega byte per second (mbps).

Akibat hambatan tersebut, dinas yang memiliki tugas untuk mengurusi administrasi kependudukan ini kerap mendapatkan keluhan dari masyarakat Kabupaten Garut, karena proses administrasi yang memakan hingga berbulan-bulan.

Merespons keluhan tersebut, bekerja sama dengan dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Garut, kini, jaringan informasi telah dibangun di 42 kecamatan di Kabupaten Garut.

Adanya peningkatan kapasitas bandwith ini, Disdukcapil Kabupaten Garut merasakan langsung adanya perubahan.

Hal tersebut ditandai oleh kapasitas bandwith yang mencapai 15 mbps.

Kepala Bidang Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Disdukcapil, Pepi Tresnawati, mengatakan, sejak kapas bandwith ditingkatkan, pelayanan administrasi kependudukan semakin lancar.

"Yang menjadi keluhan masyarakat, sekarang sudah terjawab sejak kapasitas ditingkatkan," kata Pepi kepada wartawan di Kantor Disdukcapil Kabupaten Garut, Jumat (6/4/2018).

Pepi mengatakan, setiap hari Disdukcapil Garut, mendapatkan permohonan ajuan administrasi KTP dan KK sebanyak dua ribu dan sebelumnya hanya bisa dilayani oleh pihaknya separuhnya saja.

"Semenjak ditingkatkan, dua ribu ajuan pun bisa kami layani," kata Pepi.

Ia mengatakan, adanya peningkatan kapasitas bandwith, perekaman data semakin cepat, hanya butuh tiga hingga lima menit saja dan data langsung terkirim di server pusat.

"Ini sangat berdampak terhadap pelayanan administrasi kependudukan dan efisien waktu," katanya.

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved