BMPD Jabar bersama Perbankan, dan Polri Deklarasi Tolak Hoax

Hadir dalam deklarasi hari ini, Kapolda Jabar Irjen Polisi Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si, Kepala. . .

BMPD Jabar bersama Perbankan, dan Polri Deklarasi Tolak Hoax
Tribun Jabar/Siti Fatimah
Kapolda Jabar Irjen Polisi Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si, pada acara Deklarasi Tolak Hoax di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat, Rabu (4/4/2018). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ketua Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Jawa Barat bersama Perbankan dan Kepolisian Jawa Barat melakukan deklarasi tolak hoax di Bale Pasundan Bank Indonesia Perwakilan Jawa Barat, Rabu (4/4/2018).

Hadir dalam deklarasi hari ini, Kapolda Jabar Irjen Polisi Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si, Kepala OJK Regional 2 Jawa Barat Sarwono, Brigjen Polisi Supratman Wakapolda Jawa Barat, Sukarelawati Permana Kepala Grup SLA, SP an PUR Pimpinan Perbankan Pengurus BMPD, Pengurus Perbarindo, Pengurus Asbisindo
Para Pejabat KPw BI Provinsi Jawa Barat.

Sekretaris Jenderal, Badan Musyawarah Perbankan Daerah Jawa Barat Ismet Inono mengatakan hoax apabila didiamkan dapat berdampak terhadap kegiatan perbankan dan perekonomian, antara lain kepercayaan terhadap perbankan berkurang, persaingan usaha yang tidak sehat, dan dapat menghambat stabilitas perekonomian.

"Himbauan perbankan Jawa Barat kepada masyarakat terhadap berita hoax agar lebih berhati-hati dalam menerima dan meneruskan informasi. Selain itu untuk tidak meneruskan informasi berita yang tidak benar atau hoax," katanya.

Oleh karena itu, katanya, Perbankan Jawa Barat bersama Kepolisian Daerah Jawa Barat hari ini mendeklarasikan tolak hoax dengan menyatakan menolak segala bentuk berita bohong yang menimbulkan rasa kebencian, berlatar belakang suku, agama, ras dan antar golongan.

Pihaknya mendukung Polri untuk menindak tegas kepada pelaku penyebar Hoax dan senantiasa menjaga situasi dan kondisi Jawa barat tetap aman, damai dan kondusif.

Pihaknya juga bekerjasama dengan semua pihak untuk menyajikan berita kepada masyarakat dengan cara menolak, menangkal dan menghentikan informasi yang tidak benar/Hoax, baik berupa gambar, foto atau ilustrasi yang menimbulkan rasa kebencian, permusuhan yang berlatar belakang suku, agama, ras dan antar golongan.

Penulis: Siti Fatimah
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help