TribunJabar/
Home »

Garut

Pengusaha Kerajinan Ini Terus Promosikan Garut Lewat Kerajinan Akar Wangi

"Dari awal usaha ini didirikan, tujuanya yakni sebagai cara untuk mengenalkan juga Garut kepada wisatawan," kata Joanna

Pengusaha Kerajinan Ini Terus Promosikan Garut Lewat Kerajinan Akar Wangi
Tribun Jabar/ Hakim Baihaqi
Akar wangi 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Bagi sebagian orang, Kabupaten Garut mungkin hanya dikenal sebagai daerah pesona wisata, destinasi dan kuliner. Tapi, di balik kekayaan alamnya, Garut pun memiliki sebuah kerajinan khasnya yakni kerajinan akar wangi.

Sejak pertama didirikan, Joanna, pemilik galeri Zocha yang berada di Jalan Pakuwon, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, ini selalu bercerita bahwa kerajinan tersebut benar-benar murni berasal dari Kabupaten Garut.

Dari bahan baku sendiri, Joanna menyebutkan, semuanya ia dapatkan langsung dari para petani yang berada di sejumlah kecamatan, yakni Wanaraja, Samarang, Leles, dan Cilawu.

"Dari awal usaha ini didirikan, tujuanya yakni sebagai cara untuk mengenalkan juga Garut kepada wisatawan," kata Joanna saat ditemui galeri Zocha yang berada di Jalan Pakuwon, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Selasa (3/4/2018).

Joanna mengklaim, kerajin akar wangi dari Garut ini adalah satu-satunya di Indonesia dan tidak ada tempat lain yang menghasilkan kerajinan tersebut.

"Kalau dodol garutnya dari Picnic, mungkin kerajinannya dari Zocha," katanya.

Menggeluti bisnis ini sejak 9 September 1999, awalnya Joanna melihat, Tanaman akar wangi atau vetiveria zizanioides ini banyak tumbuh di kabupaten subur tersebut.

Melihat banyaknya tanaman akar wangi di Kota Intan tersebut, Joanna lantas memanfaatkan tanaman yang tumbuh subur di atas ketinggian 1.000 - 2.000 mdpl‎ itu menjadi sebuah kerajian bernilai ekonomis.

"Minyak akar wangi dari Garut sudah terkenal, namun pada saat itu belum ada yang mengetahui tanaman ini dapat dijadikan kerajinan," kata Joanna.

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help