Menengok Kerajinan Tangan Akar Wangi di Garut, Indah Dilihat Wangi Dihirup

Disebut satu-satunya sebagai daerah penghasil akar wangi kualitas nomor satu di Indonesia

Menengok Kerajinan Tangan Akar Wangi di Garut, Indah Dilihat Wangi Dihirup
Tribun Jabar/ Hakim Baihaqi
Berangkat dari situlah, kemudian Joanna memberanikan diri untuk menyulap akar yang biasa digunakan sebagai minyak wangi ini menjadi berbagai kerajinan, di antaranya hiasan dinding, bed cover, tas, peralatan ibadah, dan berbagai peralatan lainnya. 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Selain destinasi wisatanya yang menjadi daya tarik para pelancong, ternyata Kabupaten Garut pun memiliki sebuah kerajinan khas yang tidak dimiliki di daerah lain, yakni kerajinan akar wangi.

Disebut satu-satunya sebagai daerah penghasil akar wangi kualitas nomor satu di Indonesia, anugerah tersebut tak lantas disia-siakan begitu saja oleh para pengrajin.

Satu-satunya pengrajin akar wangi yang masih menunjukkan eksistensinya tersebut yakni, Zocha Graha Kriya di Jalan Pakuwon, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut milik Joanna.

Menggeluti bisnis ini sejak 9 September 1999, awalnya Joanna melihat, Tanaman akar wangi atau vetiveria zizanioides ini banyak tumbuh di sejumlah kecamatan di Kabupaten Garut, yakni Wanaraja, Leles, Samarang, dan Cilawu.

Berangkat dari situlah, kemudian Joanna memberanikan diri untuk menyulap akar yang biasa digunakan sebagai minyak wangi ini menjadi berbagai kerajinan, di antaranya hiasan dinding, bed cover, tas, peralatan ibadah, dan berbagai peralatan lainnya.
Berangkat dari situlah, kemudian Joanna memberanikan diri untuk menyulap akar yang biasa digunakan sebagai minyak wangi ini menjadi berbagai kerajinan, di antaranya hiasan dinding, bed cover, tas, peralatan ibadah, dan berbagai peralatan lainnya. (Tribun Jabar/ Hakim Baihaqi)

Melihat banyaknya tanaman akar wangi di Kota Intan tersebut, Joanna lantas memanfaatkan tanaman yang tumbuh subur di atas ketinggian 1.000 - 2.000 mdpl‎ itu menjadi sebuah kerajian bernilai ekonomis.


"Minyak akar wangi dari Garut sudah terkenal, namun pada saat itu belum ada yang mengetahui tanaman ini dapat dijadikan kerajinan," kata Joanna kepada Tribun Jabar di Zocha Graha Kriya, Selasa (3/4/2018).

Berangkat dari situlah, kemudian Joanna memberanikan diri untuk menyulap akar yang biasa digunakan sebagai minyak wangi ini menjadi berbagai kerajinan, di antaranya hiasan dinding, bed cover, tas, peralatan ibadah, dan berbagai peralatan lainnya.

Akar wangi
Akar wangi (Tribun Jabar/ Hakim Baihaqi)

Joanna menyebutkan, hingga saat ini di tempatnya tersebut, diketahui sudah mampu menghasilkan hingga 400 jenis kerajinan tangan dari akar wangi dan mampu menembus pasar internasional.

Halaman
12
Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Isal Mawardi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help