Disebut Isi Puisinya Lecehkan Islam, Sukmawati Soekarnoputri Diancam Dipolisikan, Fadli Zon Bersuara

Sukmawati Soekarnoputri membela diri bahwa tema puisinya sesuai dengan gelaran Indonesia Fashion Week 2018.

Penulis: Fidya Alifa Puspafirdausi | Editor: Fidya Alifa Puspafirdausi
Kolase Tribun Jabar/Kompas.com
Sukmawati dan Fadli Zon 

TRIBUNJABAR.ID - Sukmawati Soekarnoputri menuai kontroversi setelah membacakan puisi berjudul Ibu Indonesia.

Puisi ini ia bacakan pada acara 29 Tahun Anne Avantie Berkarya di Indonesia Fashion Week 2018.

Yang menjadi kontroversi adalah isi puisi tersebut.

Isi puisi tersebut disebut-sebut menyinggung umat beragama dan mengandung SARA.

Melansir dari berbagai sumber, anak dari Soekarno ini akan dilaporkan oleh Forum Umat Islam Bersatu (FUIB).

FUIB mengancam akan mempolisikan Sukmawati Soekarnoputri apabila ia tidak memint maaf mengenai puisinya.

Namun, Sukmawati Soekarnoputri memberi tanggapan bahwa ia jujur.

Ia juga mengaku bangga dengan keindonesiannya.

Dan menurutnya keindonesiaan itu adalah Bhineka tunggal Ika.

Sukmawati Soekarnoputri membela diri bahwa tema puisinya sesuai dengan gelaran Indonesia Fashion Week 2018.

Tema tersebut adalah cultural identity atau identitas kebudayaan.


Ketua Umum FUIB Rahmat Himran meminta Sukamwati Seokarnoputri menggelar konferensi pers dengan mengundang media.

Adik dari Megawati Soekarnoputri ini dituntut meminta maaf secara terbuka kepada umat Islam.

Menanggapi puisi "Ibu Indonesia", Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar membuka suara melalui akun media sosial Twitter @Dahnilanzar.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved