Persib Bandung
Heboh Fernando Soler Tercantum Sebagai Interpreter, Bukan Asisten Pelatih, Manajamen Akan Cek Soler
Namun Kuswara tidak membeberkan secara gamblang proses apa yang sedang berlangsung.
Penulis: Ferdyan Adhy Nugraha | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pada laga Sriwijaya FC vs Persib Bandung, Minggu (1/4/2018) terdapat keganjilan pada daftar susunan pemain (DSP).
Pasalnya, Asisten Pelatih Persib, Fernando Soler dalam DSP jabatannya tertulis interpreter.
Dalam bahasa Indonesia, interpreter memiliki arti kurang lebih juru tafsir.
Hal itu tentu menimbulkan pertanyaan, sebab sejak bergabung ke Persib, Soler merupakan asisten pelatih dari Mario Gomez.
Baca: Dulu Arnold Schwarzenegger Begitu Gagah, Sempat juga jadi Wali Kota, Kini Nasibnya Memprihatinkan
Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Kuswara S Taryono pun memberikan penjelasan terkait hal tersebut.
"Sesungguhnya Soler tetap asisten pelatih, hanya soal teknis administrasi saja yang memang sedang dalam proses atau sedang dalam mekanisme," ujar Kuswara di Bandara Husein Sastranegara, Senin (2/4/2018).
Ahmad Dhani Semakin Berani Meski jadi Tersangka, Ancam Lakukan ini Bila Pemerintahan Jokowi Berakhir https://t.co/6d0i8ayxC3 via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) April 2, 2018
Menurutnya, ada ketentuan-ketentuan tertentu yang saat ini masih dalam tahap proses.
Namun Kuswara tidak membeberkan secara gamblang proses apa yang sedang berlangsung.

Terkait berapa lama proses itu berlangsung, ia akan memeriksanya terlebih dahulu.
"Nanti akan kita check karena nanti memang ada yang menangani secara khusus untuk urusan seperti ini," ujarnya.
"Tapi tetap fungsinya dan peran dia (Soler) tidak berubah, sebagai asistennya dari Gomez," katanya.
Syahrini Kepanasan, ''Boleh Buka Jaket Enggak?'' Pengunjung Sidang First Travel Langsung Bersorak https://t.co/5J1ZB1cekm via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) April 2, 2018
Muncul pula keraguan terkait lisensi kepelatihan yang dimiliki Soler.
Kuswara menyebut bahwa permasalahan salah menulis nama jabatan hanya persoalan administrasi saja.
"Nanti akan kita check lebih lanjut, tapi yang pasti kemarin hanya soal teknis administrasi saja. Fungsinya tidak berubah tetap dia sebagai asisten pelatih. Di luar yang sudah ada," katanya.