TribunJabar/

Longsor di Jalur Puncak

Warga Ceritakan Detik-detik Longsor di Puncak Pass

"Saya melihat beberapa warga ada yang mengemas barang-barang berharga untuk kemudian dibawa keluar rumah," kata Nengsih.

Warga Ceritakan Detik-detik Longsor di Puncak Pass
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Satlantas Polres Bogor kembali menutup jalur puncak akibat longsor, Rabu (28/3/2018) 

TRIBUNJABAR.ID, CILOTO - Puluhan warga Kampung Babakan Ngantay RT 03/01, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, panik dan berhamburan keluar rumah saat merasakan getaran tanah, Rabu (28/3) malam.

Mereka merasakan dua kali getaran yang cukup kuat saat terjadi longsoran tanah di lokasi Puncak Pass.

Seorang warga, Nengsih (24) mengatakan saat kejadian berlangsung ia sedang tertidur.

"Saya dibangunkan oleh adik saya dan semua orang di luar berteriak untuk segera mengungsi ke tempat yang aman khawatir ada longsoran susulan," kata Nengsih, Kamis (29/3).

Ia mengatakan di luar puluhan warga sudah naik dan berada di kawasan lapangan parkir. Beberapa di antaranya memilih turun menuju lembah.

"Saya melihat beberapa warga ada yang mengemas barang-barang berharga untuk kemudian dibawa keluar rumah," kata Nengsih.

Nengsih mengatakan dalam hitungan detik longsoran tanah terjadi.

Bahu jalur Puncak Pass di Desa Ciloto longsor sedalam 40 meter, sekitar pukul 20.45 WIB.

Baca: Viking Akan Laporkan 3 Pemain Persija Jakarta Terkait Ujaran Kebencian

Baca: Pengendara Fortuner Ini Acungkan Pistol Karena Ingin Didahulukan di Jalan Tol, Polisi Bertindak

Halaman
123
Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help