TribunJabar/

50 Monyet Liar dari Hutan Konservasi Masuk ke Pemukiman Warga Sebelum Terjadi Longsor

Warga Kampung Babakan Ngantay RT 03/01, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, sempat dikagetkan. . .

50 Monyet Liar dari Hutan Konservasi Masuk ke Pemukiman Warga Sebelum Terjadi Longsor
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Puluhan monyet liar sempat masuk pemukiman warga siang hari sebelum malam terjadi longsor, jalan tempat jatuhnya monyet yang tersengat kini tertimbun longsor 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri AMiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Warga Kampung Babakan Ngantay RT 03/01, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, sempat dikagetkan dengan munculnya sekitar 50 monyet liar dari hutan konservasi Jember sebelum kejadian longsor menerjang kawasan Puncak Pass.

Seorang warga Ali Subakti (50) mengatakan, monyet liar tersebut adabyang masuk ke warung warung yang berada di rest area Puncak Pass Ciloto dan ada yang bergelantungan di pohon.

Pedagang yang kaget banyak yang menjerit dan berteriak saat monyet monyet tersebut masuk ke warung mereka. Beberapa di antaranya diam di pohon dan ada yang di atap rumah rumah warga.

"Tak sedikit yang turun ke jalan dan gang rumah warga," ujar Ali.

Ia mengatakan monyet tersebut tiba tiba banyak yang bergelantungan di tiang listrik rumah warga juga. Satu di antaranya sempat tersengat listrik dan jatuh ke pohon bambu di belakang rumah warga.

Warga menduga habitat monyet tersebut rusak sehingga turun ke pemukiman dan rumah warga. "Mungkin di tempat habitatnya sudah tak ada lagi makanan," kata Ali.

Monyet tersebut tak mengganggu warga, namun kareba khawatir mengambil makanan di warung, warga akhirnya mengusir bersama sama agar monyet tersebut menjauh dari pemukiman.

Namun monyet tersebut tak kembali ke dalam hutan, Ali mengatakan, monyet tersebut banyak yang berdiam di pinggiran hutan.

"Satu ekor yang tersengat kemarin masih hidup, saya simpan di kandang saya beri makan kelihatannya dia lapar," kata Ali.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help