Bicara Lahan Pertanian di Kabupaten Cirebon, Kementan : Sekali Sawah Tetap Sawah

Kementerian Pertanian mempunyai pemikiran bahwa sawah yang ada di Kabupaten Cirebon harus dipertahankan apapun kondisinya

Bicara Lahan Pertanian di Kabupaten Cirebon, Kementan : Sekali Sawah Tetap Sawah
TRIBUN JABAR/SITI MASITHOH
Direktur Irigasi Pertanian pada Ditjen Sarana dan Prasarana Pertanian Kementerian Pertanian Tunggul Iman Panudju ketika ditemui di Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, Rabu (28/3/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Masithoh

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di Kabupaten Cirebon adalah upaya mempertahankan lahan sawah yang ada.

Upaya mencetak lahan sawah yang baru di Pulau Jawa hanya sebagian kecil yaitu sekitar 12 ribu hektare.

Sisanya, pencetakan lahan sawah yang lebih luas itu ada di luar Pulau Jawa.

Baca: Waspada! Satelit Tiangong 1 Milik Cina Berpeluang Jatuh di Indonesia, Ini Prediksi Waktu Kejadiannya

Kementerian Pertanian mempunyai pemikiran bahwa sawah yang ada di Kabupaten Cirebon harus dipertahankan apapun kondisinya.

"Sekali sawah tetap sawah," ujar Direktur Irigasi Pertanian pada Dirjen Sarana dan Prasarana Pertanian Kementerian Pertanian Tunggul Iman Panudju ketika ditemui di Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, Rabu (28/3/2018).

Menurutnya, hakekat bangsa Indonesia adalah bangsa nasi.


Nasi itu awalnya berasal dari padi yang ada di sawah.

Begitu sawah hilang, nasi akan bergantung kepada impor.

"Bicara impor itu kelemahan suatu negara sehingga mau tidak mau filosofi hakekat LP2B ini adalah sawah yang ada harus dipertahankan," kata Tunggul Iman Panudju. (*)

Penulis: Siti Masithoh
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved