Mengenal Fat Velvet, Komunitas Perempuan Kreatif di Kota Kembang

Fat Velvet adalah sebuah kolektif perempuan yang terbentuk di tahun 2016.

Mengenal Fat Velvet, Komunitas Perempuan Kreatif di Kota Kembang
Istimewa
Fat Velvet 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Sudah bukan saatnya wanita hanya berdiam diri di dalam rumah dan berujung menunggu untuk dipinang.

Jika Anda ingin menjadi wanita yang keren dan tidak dipandang sebelah mata, kini saatnya mulai beraksi untuk membuat sesuatu yang kreatif hingga dikenang sepanjang masa.

Sebuah perubahan tak akan bisa di dapatkan jika tidak ada aksi yang dilakukan.

Seperti halnya RA Kartini dan Cut Nyak Dien yang mampu merubah pola pikir bangsa Indonesia, bahwa perempuan memiliki semangat baja, tidak pantang menyerah untuk diakui dan memiliki hak yang sama.

Di generasi yang canggih dan kaya akan teknologi ini, hadir Komunitas Fat Velvet yang terdiri atas perempuan yang peduli akan isu perempuan, sosial dan budaya.

Fat Velvet adalah sebuah kolektif perempuan yang terbentuk di tahun 2016.

Ditemui Tribun Jabar di Unpar Jalan Ciumbuleuit, Rabu (21/3/2018), Project Manager Fat Velvet, Sasqia Ardelianca (21), mengatakan, ide membuat komunitas Fat Velvet awalnya didapatkan dari pertanyaannya mengenai posisi perempuan dalam bidang kreatif yang di dalami.

Oleh karena itu komunitas ini berfokus untuk berkembang menjadi kesadaran kolektif mengenai budaya dan lingkungan sosial.

Baca: Womens March Bandung Angkat Isu Ketidakadilan Berbasis Gender

Halaman
1234
Editor: Isal Mawardi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved