Warga Resah Akibat Stiker Misterius, Lapor ke Polisi dan TNI

Wahyu mengatakan, tak pernah ada pihak yang melapor atau meminta izin untum menempelkan stiker

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG- Stiker misterius yang tiba-tiba muncul di Desa Rancakalong, Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang, segera dicabut warga secara bersama-sama.

Warga mengaku takut yang stiker tersebut menandai rumah-rumah mereka untuk tujuan yang tidak baik.

Selain mencabut stiker, mereka pun melaporkan masalah stiker itu ke petugas kepolisian dan TNI.

"Soalnya hanya ada stiker ceklis merah, terus tidak ada kata apa-apa. Kami takut, jadi kami laporkan ke Polsek dan Koramil Rancakalong," ujar Wahyu (47), ketua RW 04 Desa Rancakalong, ketika ditemui Tribun Jabar di lokasi, Rabu (14/3/2018).

Wahyu mengatakan, warga Desa Rancakalong, termasuk warga RW 04, menjadi resah dengan adanya stiker misterius ini.

Warga, menurut Wahyu, takut stiker tersebut merupakan tanda untuk penyerangan, terutama karena ditempel pula di masjid dekat rumah mereka.

"Berita kan sekarang banyaknya penyerangan oleh orang gila itu, kami jadi takut juga," ujar Wahyu.

Wahyu mengatakan, tak pernah ada pihak yang melapor atau meminta izin untum menempelkan stiker, bahkan warga pun tak tahu kapan dan oleh siapa stiker tersebut dipasang.

Baca: Begini Kriteria Cawapres Ideal untuk Jokowi versi Peneliti CSIS

"Kalau stiker KB atau pemilu kan bilang dulu ke RW, ke saya, ini tidak ada, kami jadi curiga," ujar Wahyu.

Wahyu berharap pihak kepolisian dapat lebih meningkatkan keamanan di desa mereka agar keresahan yang dirasakan wargs dapat berkurang.

"Jadi kami tidak takut ke mesjid untuk salat Subuh," ujarnya.

Penulis: Seli Andina Miranti
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved