Pilgub Jabar

Survei Kompas: Deddy-Dedi Salip Rindu, Demiz-Demul 42,8 Persen, Emil-Uu 39,9 Persen

Pasangan Deddy Mizwar (Demiz)-Dedi Mulyadi (Demul) memimpin dengan meraih 42,8 persen suara.

Survei Kompas: Deddy-Dedi Salip Rindu, Demiz-Demul 42,8 Persen, Emil-Uu 39,9 Persen
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat mengikuti Debat Publik Pertama Pilgub Jawa Barat 2018 yang digelar KPU Jawa Barat dan disiarkan langsung KompasTV, di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Jalan Tamansari, Kota Bandung, Senin (12/3/2018). Debat yang dipandu Direktur Pemberitaan KompasTV, Rosianna Silalahi itu, bertema Ekonomi, Politik, Pemerintahan Daerah, Infrastruktur, Hukum, Pertahanan dan Keamanan, Industri, Perdagangan dan Teknologi, serta UMKM dan Koperasi. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Setelah dalam beberapa kali survei selalu unggul, kali ini pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jabar nomor urut 1, Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (RINDU) disalip oleh pasangan calon nomor urut 4, Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi (Deddy-Dedi).

Dalam survei elektabilitas Pilgub Jabar 2018 yang digelar oleh Litbang Kompas dan dipublikasikan di Harian Kompas pada Rabu (14/3/2018), pasangan Deddy Mizwar (Demiz)-Dedi Mulyadi (Demul) memimpin dengan meraih 42,8 persen suara. Disusul pasangan Ridwan Kamil (Emil)-Uu Ruzhanul Ulum (Uu) yang memperoleh 39,9 persen.

Baca: Persib Bandung Kedatangan Pemain Baru, Siapa Dia?

Kemudian, pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik) meraih 7,8 persen dan pasangan Tb Hasanuddin-Anton Charliyan (Hasanah) menggaet 3,1 persen. Adapun 6,4 persen responden tidak menjawab atau rahasia.

Infografik Peluang Keterpilihan Paslon Pilkada Jawa Barat
Pilkada Jawa Barat Infografik Peluang Keterpilihan Paslon Pilkada Jawa Barat (Sumber: Litbang Kompas 2018/RFC/BES | Infografik: Dimas)

Sementara itu, jika dilihat keterpilihan pasangan calon berdasarkan partai pendukung, dalam survei ini Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi mendapat dukungan Golkar-Demokrat sebesar 52,9 persen, PDI-P sebesar 41,6 persen, Gerindra, PKS, dan PAN sebesar 35,5 persen, serta Nasdem, PPP, PKB, dan Hanura sebesar 28,8 persen.

Selanjutnya diikuti pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum yang meraih 34,2 persen dari Golkar-Demokrat, 43,2 persen dari PDI-P, 36,4 persen dari Gerindra, PKS, dan PAN, serta 62,7 persen dari Nasdem, PPP, PKB, dan Hanura.

Berikutnya, untuk pasangan TB Hasanuddin-Anton Charliyan Sudrajat-Ahmad Syaikhu, dari Golkar-Demokrat memperoleh 3,2 persen, dari PDI-P 8,0 persen, dari Gerindra, PKS, dan PAN 0,8 persen, serta dari Nasdem, PPP, PKB, dan Hanura 1,7 persen.


Yang terakhir, pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu memperoleh 4,3 persen dari Golkar-Demokrat; 4,0 persen dari PDI-P; 21,5 persen dari Gerindra, PKS, dan PAN; serta 3,4 persen dari Nasdem, PPP, PKB, dan Hanura. 

Dari survei yang dilakukan berupa pertanyaan bersifat langsung dan simulasi surat suara yang bersifat tertutup itu, didapat hasil bahwa keterpilihan suatu pasangan dipengaruhi oleh seberapa dikenalnya pasangan itu oleh masyarakat di daerah tersebut.

Halaman
12
Penulis: Ichsan
Editor: Ichsan
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help