Penjahat Kelamin Ini Hanya Bisa Tertunduk di Balik Topeng

Oyon menyebutkan, kalau dirinya telah khilaf melakukan tindakan cabul tersebut kepada anak tiri dan lima teman bermainnya.

Penjahat Kelamin Ini Hanya Bisa Tertunduk di Balik Topeng
hakim baihaqi/tribun jabar.id
Oyon (58), pelaku pencabulan terhadap enam orang anak di bawah umur saat berada di Mapolres Garut, Jalan Jend Sudirman, Kabupaten Garut, Selasa (12/8/2018). 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, GARUT‎ - Oyon (58), tersangka tindak kejahatan pencabulan terhadap enam orang anak di bawah umur mengaku menyesal telah melakukan perbuatan keji tersebut.

Di hadapan aparat Polres Garut, penjahat kelamin yang merupakan warga‎ Kampung Ciherang, Kelurahan Lebakjaya, Kecamatan Pawitan, Kabupaten Garut, hanya mampu tertunduk saat dimintai keterangan.

Dari balik topeng yang ia kenakan itu, tampak bola mata yang agak memerah itu terus saja melihat ke arah bawah dan enggan menatap langsung anggota Polres Garut.

Berulang kali, Oyon menyebutkan, kalau dirinya telah khilaf melakukan tindakan cabul tersebut kepada anak tiri dan lima teman bermainnya.

"Tidak sadar, kenapa saya bisa melakukan hal itu," kata Oyon di Mapolres Garut, Jalan Jend Sudirman, Kabupaten Garut, Selasa (12/3/2018).

Baca: Jadwal Siaran Langsung RCTI FLC Thanh Hoa vs Bali United: Manchester United vs Sevilla di SCTV

Baca: Mak Cicih Kembali Hadapi 4 Anaknya dalam Sidang Mediasi di PN Bandung

Oyon mengatakan, perbuatannya tersebut baru pertama kali lakukan, karena mendadak mengalami nafsu seksual untuk menggerayangi enam bocah di bawah umur.

"Saya lakukan semuanya di rumah, saat istri tidak ada," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help