Mau Cantik? Jangan Sembarangan Operasi 'Filler' dan Tanam Benang, Risikonya Kematian

Tren kecantikan terus berkembang, dan semakin banyak anggota masyarakat yang melakukan beragam operasi untuk mendapatkan hasil optimal.

Mau Cantik? Jangan Sembarangan Operasi 'Filler' dan Tanam Benang, Risikonya Kematian
Hello Sehat
ilustrasi filler 

TRIBUNJABAR.ID - Tren kecantikan terus berkembang, dan semakin banyak anggota masyarakat yang melakukan beragam operasi untuk mendapatkan hasil optimal.

Salah satunya praktik estetika yang banyak dikenal orang adalah operasi filler dan tanam benang (threadlift).

Namun, saat ini masih banyak ditemukan penggunaan filler dan benang yang tidak tepat.

Sehingga akhirnya, alih-alih menjadi cantik, yang didapat justru dampak buruk.

Operasi semacam itu lazim dilakukan untuk bagian tubuh seperti hidung, dagu, pipi, bahkan payudara dan organ intim.

Baca: Bintang Borussia Dortmund Berharap Michy Batshuayi Tak Kembali ke Chelsea Lagi

Baca: Harus Putar Lidah Dulu untuk Dapat Nikmati Kopi Gatot Kaca Ini

Dokter spesialis bedah plastik sekaligus Wakil Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik Indonesia (Perapi), Irena Sakura Rini pun memberikan pandangannya.

Dia mengatakan, filler, botox, maupun tanam benang sebetulnya adalah terapi yang tidak berbahaya.

Namun, yang menjadikan terapi itu berbahaya adalah saat dilakukan di tempat yang tidak seharusnya, dan dengan prosedur yang tidak tepat.

Halaman
123
Editor: Yudha Maulana
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help