Ini Manfaat Cuti 'Parental Leave', Produktivitas Kerja Meningkat dan Ideal untuk Kesetaran Gender

Menurutnya, pada zaman 'kekinian' atau 'zaman now' ini lelaki tak mau disebut semata-mata orang sukses yang membangun karir profesional semata.

Ini Manfaat Cuti 'Parental Leave', Produktivitas Kerja Meningkat dan Ideal untuk Kesetaran Gender
ISTIMEWA
Seto Mulyadi atau yang akrab disapa Kak Seto saat menyapa peserta parent gathering "Mendidik anak dengan cinta" di Gedong Budaya Sabilulungan, Kabupaten Bandung, Kamis (1/3/2017)./istimewa 

TRIBUNJABAR.ID - Ketua Umum Lembaga Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi menilai hak cuti bagi PNS pria selama satu bulan untuk mendampingi istri dalam proses melahirkan sangat baik untuk membuka gerbang ideal bagi kesetaraan gender.

Menurut pria yang akrab disapa Kak Seto itu, selama ini publik lebih sering membicarakan kesempatan perempuan di kantor. Maka kini tiba saatnya, diberlakukan kesetaraan dengan membuat lelaki piawai mengasuh di rumah.

"Hal itu diatur terperinci dalam Peraturan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 24 Tahun 2017.

tanpa memotong jatah cuti tahunan dan penghasilan rutin," ujar Kak Seto dalam rilis yang diterima Tribun Jabar, Selasa (13/3/2018).

Baca: Cristiano Ronaldo Ingin Robert Lewandowski Gabung Real Madrid

Baca: Satpol PP Kota Cimahi Akan Tutup 21 Minimarket yang Tidak Berizin

Menurutnya, pada zaman 'kekinian' atau 'zaman now' ini lelaki tak mau disebut semata-mata orang sukses yang membangun karir profesional semata.

"Mereka juga bahkan lebih bangga diidentifikasi sebagai lelaki yang menjadi idola bagi anak-anak mereka," ujarnya.

Kak Seto mengatakan, tantangan bagi PNS sekarang adalah bagaimana mereka juga termasuk sebagai kelompok yang punya produktivitas meninggi seiring keluarnya Peraturan dari BKN
tersebut.

"Sekian banyak studi menunjukkan bahwa fasilitas cuti bagi para suami untuk mendampingi persalinan isteri justru meningkatkan produktivitas mereka," katanya.

Halaman
12
Penulis: Yudha Maulana
Editor: Yudha Maulana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help