Polda Jabar dan Jurnalis Deklarasi Anti-hoax, Kapolda: di Medsos Gaduh, Padahal Nyatanya Tak Begitu

Menurutnya, apa yang dilakukan Polda Jabar saat ini sebagai dukungan luar biasa bagi kerja jurnalis.

Polda Jabar dan Jurnalis Deklarasi Anti-hoax, Kapolda: di Medsos Gaduh, Padahal Nyatanya Tak Begitu
Tribun Jabar/Mega Nugraha
Deklaras‎i anti-hoax di Polda Jabar melibatkan semua elemen di Jabar termasuk pimpinan media massa, Selasa (13/3). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG - Kapolda Jawa Barat Irjen Agung Budi Maryoto membangun komunikasi dengan banyak pihak untuk memerangi berita bohong alias berita hoax yang sebarannya sangat cepat melalui jaringan internet.

Jika tidak diantisipasi, maka dapat meresahkan dan berujung pada potensi rusaknya keamanan di wilayah Jawa Barat.

Pada Selasa (13/3/2018), dia menggagas acara coffee morning yang dihadiri oleh sejumlah pimpinan media, penyelenggara Pilkada di Jabar, dan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jabar hingga daerah.

Setelah acara ini, semua pihak sepakat untuk memerangi berita hoax. Mereka kemudian menggelar deklarasi anti-hoax.

Acara ini berlangsung di Aula Mulyono, Polda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta Bandung.

Baca: Persib Bandung Kedatangan Lagi Pemain Baru, Siapakah Dia?

Pemimpin Redaksi Tribun Jabar Yusran Pare dan sejumlah pemimpin redaksi media lain di Jabar juga turut hadir pada coffee morning dalam rangka deklarasi anti hoaks itu.

Kegiatan ini dipimpin Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto serta disaksikan para pejabat utama Polda Jabar.

Dalam pertemuan itu, Kapolda Jabar mengatakan, kemajuan teknologi saat ini harus disikapi dengan bijak. Satu di antaranya, tak menyebarkan informasi di media sosial tanpa ada tabbayun.

Halaman
12
Penulis: Mega Nugraha
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help