Datang ke Bandung, Muhaimin Iskandar Sempatkan Diri Ziarah ke Makam Mang Aen

Makam Mang Aen atau Marhaen ini terdapat di tengah permukiman warga di Kampung. . .

Datang ke Bandung, Muhaimin Iskandar Sempatkan Diri Ziarah ke Makam Mang Aen
Tribun Jabar/Muhammad Syarif Abdussalam
Dalam rangkaian kunjungannya ke Bandung, Selasa (13/3), Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar (kiri), menyempatkan diri berziarah ke makam Mang Aen, petani pencetus ideologi Marhaenisme yang dikagumi oleh Presiden RI pertama Soekarno. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dalam rangkaian kunjungannya ke Bandung, Selasa (13/3/2018), Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar, menyempatkan diri berziarah ke makam Mang Aen, petani pencetus ideologi Marhaenisme yang dikagumi oleh Presiden RI pertama Soekarno.

Makam Mang Aen atau Marhaen ini terdapat di tengah permukiman warga di Kampung Cipagalo, Kelurahan Mengger, Kecamatan Bandung Kidul.

Ziarah petinggi PKB yang lebih akrab disapa Cak Imin ini dilakukan menjelang petang hari.

"Kami datang ke makam Pak Marhaen ini karena ingin menyerap inspirasi, gagasan, dan pemikiran marhaenisme yang dibangun oleh Bung Karno," kata Cak Imin usai membacakan doa di depan makam Marhaen.

Menurut dia, Marhaen merupakan realitas sosial yang menginspirasi lahirnya pemikiran ideologi marhaenisme. Menurut dia, Marhaen adalah seorang petani, rakyat, muslim, dan kalangan santri. Dia memiliki semangat untuk hidup dan berjuang, meski tidak memiliki apapun terutama modal untuk bisa memajukan ekonomi dan hidup sejahtera.

"Semangat juang dan upaya untuk mensejahterakan diri dengan seluruh keterbatasan. Itu menginspirasi Bung Karno untuk membangun ajaran marhaenisme, yaitu keberpihakan kepada rakyat jelata," katanya.

Dengan berziarah ke makam tersebut, ia mengaku semakin bertekad untuk terus melanjutkan semangat Bung Karno, perjuangn Gus Dur, perjuangan para kiai, ulama, dan pejuang Indonesia.

"Semangat Marhaen bersama dengan seluruh semangat kaum santri, insyaallah menjadi kekuatan untuk memperbaiki kesejahteraan bangsa Indonesia," katanya yang mengenakan batik merah tersebut. (Sam)

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved