Home »

Garut

Hari Ke-8 Operasi Keselamatan Lodaya, Polres Garut Jaring 4800 Pelanggar

Polres Garut mengklaim, pengemudi yang melanggar lalu lintas saat Operasi Keselamatan Lodaya 2018 di Kabupaten Garut cenderung tinggi.

Hari Ke-8 Operasi Keselamatan Lodaya, Polres Garut Jaring 4800 Pelanggar
Tribun Jabar/ Hakim Baihaqi
Pengendara tidak mengenakan helm di Jalan Guntur Melati, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (12/3/2018). 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUN‎JABAR.ID, GARUT - Kepolisian Resor (Polres) Garut mengklaim, pengemudi yang melanggar lalu lintas saat Operasi Keselamatan Lodaya 2018 di Kabupaten Garut cenderung tinggi.

Berdasarkan info yang berhasi dihimpun oleh Tribun Jabar pada Senin (12/3/2018)‎, jumlah pengendara yang mendapat teguran dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Garut berjumlah 3.595 orang, sedangkan untuk pelanggar yang dilakukan tindak berupa bukti pelanggaran ada 1.292 orang dari seluruh wilayah di Kabupaten Garut.

Kepala Satlantas Polres Garut, AKP Erik Rd Bangun Prakasa, mengatakan, pelanggar lalu lintas dalam operasi kali ini didominasi oleh pengendara roda dua.

"Sebanyak 1025 pelanggar, yakni tidak mengenakan helm,melawan arus, dan pengendara di bawah umur, kata Erik di Mapolres Garut, Jalan Jend Sudirman, Kabupaten Garut, Senin (12/3/2018).


Sementara‎, untuk pengemudi roda empat yang melakukan pelanggaran, berjumlah 274 orang, pelanggaran tersebut yakni, tidak mengenakan sabuk pengamanan dan menggunakan handphone saat mengemudi.

‎"Pelanggar penegndara roda empat yang tidak menggunakan sabuk pengaman berjumlah 213 dan 61 orang menggunakan handphone saat mengemudi," katanya.

Erik mengatakan, kalau pihaknya menyayangkan karena masih banyak pelanggar yang terbukti melakukan pelanggaran saat berkendara.

"Sosialisasi sudah rutin dilaksanakan, tetapi masih banyak melanggar," ujar Erik.

Baca: Sehari Gelar Operasi Keselamatan Lodaya, Polda Jabar Jaring 5 Ribu Pelanggaran

Maka dari itu, adanya Operasi Keselamatan Lodaya 2018, berharap angka pelanggaran dan kecelakaan di Kabupaten Garut dapat berkurang.

"Bagi masyarakat yang tertib selama operasi diharapkan tidak melanggar meski operasi telah usai," ujarnya.

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Isal Mawardi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help