Pilgub Jabar

5 Misi Besar Deddy Mizwar jika Terpilih jadi Gubernur Jabar

Calon gubernur Jawa Barat nomor urut empat, Deddy Mizwar mengatakan, jika ia terpilih nanti. . .

5 Misi Besar Deddy Mizwar jika Terpilih jadi Gubernur Jabar
(ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar (kiri) dan Dedi Mulyadi menyampaikan visi dan misi saat Debat Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat di Sabuga, Bandung, Jawa Barat, Senin (12/3). Debat calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar pertama tersebut mengangkat sejumlah isu seperti politik, hukum, ekonomi, pemerintahan daerah, UMKM dan infrastruktur. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Calon gubernur Jawa Barat nomor urut empat, Deddy Mizwar mengatakan, jika ia terpilih nanti, ia berjanji akan tetap melanjutkan rencana pembangunan jangka panjang Jawa Barat.

"Jadi pemerintahan Provinsi Jawa Barat tahun 2018-2023 adalah etape terakhir dari sebuah rencana pembangunan jangka panjang daerah Provninsi Jawa Barat 2005 -2025, kala itu kami akan menuntaskan semua karena itulah visi kami terwujudunya Jawa Barat yang adil sejahtera dan berkarakter," ujar Deddy Mizwar saat menyampaikan visi misi nya di acara Debat Pilgub Jabar, di Sabuga, Senin (12/3/2018).

Untuk mewujudkan hal itu, ia menyebut, ada lima misi besar yang ingin dicapai nanti.

"Untuk menuju kepada visi itu ada lima misi besar, yang pertama adalah mewujudkan tata pemerintahan yang baik dan bersih melalui reformasi birokrasi, ini sangat penting, semua tidak berjalan tanpa ada reformasi birokrasi yang tepat, yang kedua mewujudkan Sumber daya Manusia (SDM) yang berkualitas tapi juga produk unggul dan berkaraktek sebab kita tidak bisa menghindari persaingan global sumber daya manusia, yang ketiga bagaiamana mweujudkan tata kelola ruang infrastruktur lingkungan hidup dan juga Sumber Daya Alam (SDA) yang berkelanjutan dan juga berkeadalin,sangat penting, kemudian yang keempat adalah bagaimana mengembangkan potensi dan daya saing daerah melalui peningkatan iklim investasi yang berkeadilan dan juga berkelanjutan, dan yang kelima bagaiamana menata kehidupan sosial kehiduapan sosial ,masyarakat Jawa Barat yang berbudaya, demokratis dan mandiri," ucapnya.

Jangan Ada 'Rebutan' Program

Calon Wakil Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjawab pertanyaan di sesi kedua tentang bagaimana menyinergikan antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Jawa Barat.

Menurut Dedi, permasalahan itu tak akan terjadi jika memiliki tiga pemahaman sama, yaitu yuridis, psikologis dan sosiologis.

Selama ini, faktor utama tak sinergisnya koordinasi antara provinsi dan daerah di bawahnya adalah memiliki program sama.

"Sekarang kenapa dikatakan tidak harmonis, karena antara provinsi dan kabupaten/kota sekarang ini memiliki program yang sama dan tumpang tindih. Hal ini membuat program kurang efektif dan hanya menghamburkan anggaran," jelas Dedi di hadapan pasangan lainnya dan para pendukung yang hadir, Senin (12/3/2018) malam.

Menurut Dedi, tugas gubernur adalah melakukan koordinasi bersama daerah di bawahnya dalam melaksanakan pembangunan dan tata kelola pemerintahan.

"Jangan sampai gubernur, bupati dan wali kota malah berebut program untuk dilaksanakan. Bahkan ada yang sampai double, provinsi melaksanakan, kabupaten/kota juga sama," ujar dia.

Selain itu, pihak provinsi pun bisa melakukan evaluasi tentang program yang telah dan akan dilaksanakan kabupaten/kota, sehingga penyerapan anggaran tidak tumpah tindih dan lebih fokus terhadap pembangunan yang langsung dirasakan masyarakat.

"Selain itu, provinsi bisa melakukan evaluasi program supaya tidak sama dengan kabupaten/kota. Jadi anggarannya bisa dipakai untuk program lainnya daripada program antara provinsi dan daerah di bawahnya sama," pungkasnya.

Penulis: Ferdyan Adhy Nugraha
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved