Feature

Kisah Marini Si Pembuat Gerabah Sejak Usia Empat Tahun

Mulanya, Marini belajar membuat gerabah dari kedua orang tuanya yang merupakan pengrajin gerabah.

Kisah Marini Si Pembuat Gerabah Sejak Usia Empat Tahun
Tribun Jabar/ Siti Masithoh
Marini (68), Blok Kebagusan Rt 02/12, Desa Sitiwinangun, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon, adalah seorang pengrajin gerabah yang terkenal di desanya. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Masithoh

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Marini (68), Blok Kebagusan Rt 02/12, Desa Sitiwinangun, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon, adalah seorang pengrajin gerabah yang terkenal di desanya.

Belajar sejak umur empat tahun kian membuat karya Marini semakin bertambah. Dari mulai membuat gentong, pedasan, kuali, kendil sampai peralatan makan pun ia sangat mahir membuatnya.

Mulanya, Marini belajar membuat gerabah dari kedua orang tuanya yang merupakan pengrajin gerabah.

Waktu kecil Marini sudah senang melihat orang tuanya ketika membuat gerabah.

Semakin waktu berjalan, Marini penasaran untuk bisa membuat sebuah karya gerabah dari hasil tangannya sendiri. Ia mencobanya sesuai apa yang dilihat saat orang tuanya membuat gerabah.

"Saat itu mencoba membuat gerabah yang kecil-kecil. Di antaranya kuali, tempat sayur, dan tempat beras," ujar Marini saat ditemui di kediamannya di Blok Kebagusan Rt 02/12, Desa Sitiwinangun, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon, Sabtu (10/3/2018).

Lama kelamaan ketika Marini membuat orang tuanya kesal karena Marini tak kunjung bisa membuatnya. Kemudian ibunya Marini menempelkan gerabah tersebut di atas kepala Marini. Tujuannya, agar Marini dapat membuat gerabah tersebut.

"Saya sedih saat itu enggak bisa juga, terus orang tua menempelkan gerabah di kepala saya, itu adalah tradisi zaman dahulu agar cepat bisa," kata Marini kepada Tribun Jabar.

Halaman
12
Penulis: Siti Masithoh
Editor: Isal Mawardi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help