Doa Abah Encep yang Tinggal di Gubuk Mulai Terjawab, Pemkab Cianjur Mulai Kucurkan Bantuan

Doa Abah Encep (80) kakek lanjut usia yang tinggal sebatang kara di sebuah gubuk kecil dekat kandang kambing, sedikit demi sedikit mulai terkabul.

Doa Abah Encep yang Tinggal di Gubuk Mulai Terjawab, Pemkab Cianjur Mulai Kucurkan Bantuan
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Abah Encep 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID. BANDUNG - Doa Abah Encep (80) kakek lanjut usia yang tinggal sebatang kara di sebuah gubuk kecil dekat kandang kambing, sedikit demi sedikit mulai terkabul.

Perhatian dari pemerintah Kabupaten Cianjur mulai dirasakan Abah Encep yang tinggal di Kampung Pasir Batu, Desa Sukasari, Kecamatan Karangtengah. Perwakilan dari Dinas Sosial Kabupaten Cianjur, perangkat Kecamatan Karangtengah, perangkat Desa Sukasari mendatangi kediaman Abah Encep.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Cianjur, Mutawali mengatakan, setelah mengunjungi kediaman Abah Encep dilakukan musyawarah di ruangan Desa Sukasari dan disepakati beberapa langkah untuk membantu memperbaiki tempat tinggal Abah Encep.

Baca: Winger Setan Merah Ini Sebut Pertandingan Melawan Liverpool Selalu Spesial

Baca: Fixed! Arema FC Terima Tantangan Persib Bandung di Uji Coba

"Efek dari gotong royong lobaan yang digagas Bupati Cianjur DR H Irvan Rivano Muchtar sudah tertanam di masyarakat Cianjur, hal tersebut terbukti dengan apa yang akan dilakukan masyarakat Kampung Pasir Batu, Desa Sukasari, Kecamatan Karangtengah. Mereka akan membangun tempat tinggal untuk Abah Encep," kata Mutawali.

Kunjungan ke kediaman Abah Encep dan musyawarah yang dilakukan di Desa Sukasari tersebut menindaklanjuti laporan dari masyarakat terkait kondisi rumah Abah Encep yang kurang layak.

"Hasil dari musyawarah tersebut, disepakati bahwa salah satu tetangga Abah Encep bersedia meminjamkan tanahnya untuk dibangun rumah, sedangkan pembangunannya dilaksanakan secara Gorol (Gotong Royong Lobaan, RED) melibatkan Pemerintah Kabupaten Cianjur, Kecamatan Karangtengah, Desa Sukasari, dan masyarakat sekitar," kata Mutawali.


Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Yudha Maulana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help