Konsleting Listrik, Kebakaran Hebat Landa Gudang Majun di Cimahi
Luas area yang terbakar di Gudang Majun tersebut yakni 1.200 meter persegi dan menghanguskan semua barang yang ada didalamnya.
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Isal Mawardi
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Kebakaran hebat melanda Gudang Majun di PT Prima Putra Abadi, Jalan Cibaligo, Kelurahan Cibeureum, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Jumat (9/3/2018).
Luas area yang terbakar di Gudang Majun tersebut yakni 1.200 meter persegi dan menghanguskan semua barang yang ada didalamnya.
Gudang tempat penyimpanan majun atau potongan kain tersebut tampak menghitam serta berantakan karena dipenuhi bekas kain yang telah terbakar dan puing bangunan dari atap yang telah hangus.
Menurut Komandan regu Pemadam Kebakaran Kota Cimahi, Sidikin kebakaran tersebut terjadi akibat percikan api dari konsleting listrik.
Baca: Kebakaran di Ruang Radiologi RSUD dr Soekardjo Tasikmalaya Akibatkan Jadwal Operasi Pasien Tertunda
"Kemudian mengenai tumpukan majun atau potongan kain yang berada di gudang penyimpanan, sehingga api langsung membesar," ujar Sodikin di lokasi kejadian, Jumat (9/3/2018).
Ia mengatakan, kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 03.05 WIB dini hari dan api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 06.30 WIB.
Untuk memadamkan api tersebut petugas pemadam kebakaran harus mengerahkan tujuh unit pancar dan satu unit rescue.
"Selain itu dibantu petugas BPBD Kota Cimahi dan tim Tagana, serta pihak kepolisian," ujarnya.
Sementara Kapolsek Cimahi Selatan, AKP Sutarman mengatakan, kerugian akibat kebakaran tersebut belum bisa dipastikan karena pemilik pabrik sedang tidak ada ditempat.
Hari Musik Nasional: Jasa Abadi Wage Rudolf Supratman untuk Indonesia https://t.co/zzWSejOEDa via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) March 9, 2018
"Kerugian belum bisa kita pastikan namun diperkirakan ratusan juta, namun belum kita pastikan jumlah angkanya," katanya.
Namun pihaknya telah memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut karena pabrik dalam keadaan kosong.