Warga di Bantaran Sungai Cimanuk Garut Resah, Setiap Hari Tanah Terkikis Aliran Sungai

‎Karena berdekatan dengan jembatan, saat kendaraan besar melintas getaran akibat kendaraan tersebut terasa hingga ke beberapa rumah

Warga di Bantaran Sungai Cimanuk Garut Resah, Setiap Hari Tanah Terkikis Aliran Sungai
tribunjabar/hakim baihaqi
Sungai Cimanuk 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Sejumlah rumah di bantaran Sungai Cimanuk, Kampung Maktal, Desa Paminggir, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, terancam rusak karena pergerakan tanah.

Saat hujan turun, tebing tanah yang berbatasan dengan Sungai Cimanuk ini kerap terkikis karena tebing pembatasnya hanya setinggi dua meter di bawah permukiman.

Meski belum pernah longsor, warga di kampung itu selalu resah saat hujan deras mengguyur dan volume air Sungai Cimanuk meningkat.

Baca: Ini yang Bakal Dilakukan Pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi, Saat Debat Pertama Pilgub Jabar

Berdasarkan pantauan Tribun Jabar, Kamis (8/2/2018), ada beberapa ruangan belakang rumah warga yang menjorok ke tepian sungai dan rawan ambruk.

‎Karena berdekatan dengan jembatan, saat kendaraan besar melintas getaran akibat kendaraan tersebut terasa hingga ke beberapa rumah yang berada di tepian sungai itu.


Saat berada di rumah seorang warga, getaran akibat kendaaran yang melintas, menyebabkan jendela rumah tersebut bergetar lumayan kuat.

‎Ujang Rustandi (56), warga Kampung Maktal, mengatakan, belasan tahun lalu, jarak rumah yang ia tempati saat ini dengan Sungai Cimanuk mencapai hampir 30 meter.

Halaman
12
Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved