MUI Purwakarta Berharap Para Ulama Mengembangkan Politik Adiluhung

Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Purwakarta menyarankan agar para tokoh agama tidak melakukan tindakan pragmatisme politik.

MUI Purwakarta Berharap Para Ulama Mengembangkan Politik Adiluhung
ISTIMEWA
Majelis Ulama Indonesia

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Purwakarta menyarankan agar para tokoh agama tidak melakukan tindakan pragmatisme politik.

Hal ini tidak terlepas dari fungsi para tokoh Agama sendiri sebagai pemersatu umat di bagi masyarakat.

"Sebaiknya, para ajengan, para kiai, para ustaz mengembangkan politik adiluhung, bukan politik pragmatis," kata Ketua Umum MUI Purwakarta, Kiai John Dien, Kamis (8/3/2018) saat dikonfirmasi.

Dalam arti, mereka tidak boleh memihak salah satu pasangan calon yang bertarung dalam Pilkada.

Baca: Legenda Persib Hadiri Acara Bobotoh Peduli Anak Yatim, Max: Bobotoh Terbaik

Namun, seharusnya mengayomi umat dan seluruh pasangan calon.

Imbauan bagi para tokoh agama itu pun terdapat pada surat imbauan MUI untuk menyikapi pilkada serentak 2018.

Surat tersebut tandatangani oleh Ketua Umum MUI Purwakarta, Kiai John Dien, bersama Sekretaris Umum MUI Purwakarta, Yusep Solihudien.


Selain imbauan itu, MUI Purwakarta meminta agar mesjid, pondok pesantren dan majelis taklim yang mereka pimpin tidak dijadikan sebagai tempat berkampanye.

Selain dari imbauan tersebut, aturan mengenai larangan penggunaan tempat ibadah dijadikan tempat kampanye sudah di atur di PKPU.

"Kita harus konsisten kepada aturan, jangan sampai tempat-tempat yang diamong itu dijadikan tempat kampanye," sebutnya.

Diketahui, pada pilkada Purwakarta, saat ini diikuti oleh tiga pasangan calon. Yakni, Padil Karsoma - Acep Maman, Anne Ratna Mustika - H Aming dan Zainal Arifin - Luthfi Bamala.

Masa kampanye pasangan calon pun kini sedang berlangsung hingga tanggal 24 Juni 2018. Lalu, pemungutan suara akan dilaksanakan pada 27 Juni 2018. (*)

Penulis: Haryanto
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help