Pilkada Serentak

Kapolda Jabar Mendorong KPU dan Panwaslu di Daerah untuk Bekerja Baik

Kapolda Jawa Barar, Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengingatkan kepada KPU dan panwaslu kabupaten/kota, untuk tidak bertindak curang atau . . .

Kapolda Jabar Mendorong KPU dan Panwaslu di Daerah untuk Bekerja Baik
TRIBUN JABAR/Haryanto
Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto saat berkunjung ke Kabupaten Purwakarta, Kamis (8/3/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Kapolda Jawa Barar, Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengingatkan kepada KPU dan Panwaslu kabupaten/kota, untuk tidak bertindak curang atau bahkan melakukan money politics.

Karena, pihaknya akan menindak tegas siapapun yang melakukan hal buruk seperti itu.

Hal tersebut disampaikan karena bercermin pada kejadian yang menimpa Ketua Panwaslu dan anggota komisioner KPU Kabupaten Garut, beberapa waktu lalu.

"Saya mendorong ke ketua KPU dan Panwaslu untuk bisa bekerja dengan lebih baik lagi, kita akan membantu. Jangan melakukan hal buruk seperti contoh yang ada di kabupaten Garut," kata Agung saat berkunjung ke Kabupaten Purwakarta, Kamis (8/3/2018).

Baca: Gara-gara Orang Utan Merokok, Bonbin Bandung Pun Ramai Didatangi Pengunjung yang Penasaran

Diketahui, komisioner KPU Garut, Ade Sudrajat dan Ketua Panwaslu Garut, Heri Hasan Basri diduga telah menerima suap/gratifikasi dari salah satu paslonkada Garut.

Dirinya menceritakan, bahwa sebelum penangkapan, para pelaku sempat ikut deklarasi damai Pilkada, yang diadakan bersama Kapolda Jabar beberapa waktu lalu.

Pada deklarasi tersebut disetujui tidak ada money politics, penggunaan isu sara, tidak ada black campaign, hingga berita bohong atau hoaks.


Halaman
12
Penulis: Haryanto
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help