Home »

Garut

Pascakeracunan Massal, Dinkes Garut Imbau Penyelenggara Hajatan Uji Makanan di Puskesmas Terdekat

Sebelum melaksanakan hajatan, penyelenggara terlebih dahulu haru memberikan sampel hidangan kepada Puskesmas untuk diuji.

Pascakeracunan Massal, Dinkes Garut Imbau Penyelenggara Hajatan Uji Makanan di Puskesmas Terdekat
istimewa
Korban keracunan di Puskesmas Malangbong, Senin (5/3/2018) 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Pascakejadian keracunan massal di Desa Sakawawaya, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut, mengimbau, agar penyelenggara hajatan agar berkomunikasi terlebih dahulu dengan pihak Puskesmas setempat.

Sebelum melaksanakan hajatan, penyelenggara terlebih dahulu haru memberikan sampel hidangan kepada Puskesmas untuk diuji.

Setelah‎ benar-benar teruji dan terbebas dari kandungan yang mengkontaminasi, penyelenggara boleh melaksanakan pesta dengan mengundang masyarakat banyak.

Kepala Seksi Survei dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Asep Surachman, ‎upaya ini harus dilakukan agar kejadian keracunan tidak menimpa banyak pihak.

Baca: Bali United vs FLC Thanh Hoa 3-1: Jalannya Pertandingan, Menang Setelah Kena Penalti dan Tertinggal

"Ini dilakukan agar kejadian tersebut tidak terjadi lagi," kata Asep di Kantor Dinkes Kabupaten Garut, Jalan Proklamasi, Kabupaten Garut, Rabu (7/3/2018).

Maka dari itu, pihaknya saat ini mulai mensosialisasikan kepada masyarakat melalui puskesmas di seluruh kecamatan di Kabupaten Garut.

"Jangan sampai ratusan orang kembali menjadi korban," ujarnya.

‎Diberitakan Tribun Jabar sebelumnya, ratusan warga Kampung Rancamaya, Desa Sukawayana, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, dilarikan ke puskesmas, karena diduga mengalami keracunan makanan hajatan yang digelar oleh seorang warga pada, Senin (5/3/2018).

Baca: Ternyata Begini Perlakuan Orangtua Ardie Bakrie Terhadap Nia Ramadhani

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, keracunan massal tersebut terjadi pada saat hajatan yang dilaksanakan pada pukul 09.00 WIB.

Dalam hajatan tersebut, pihak penyelenggara menyediakan 400 porsi berupa nasi kotak dan prasmanan bagi tamu undangan yang sebagian besar merupakan warga Kampung Rancamaya.

Diketahui, reaksi keracunan makanan tersebut, mulai terasa oleh salah seorang warga pada hingga pukul 18.00, Selasa (6/3/2018) WIB‎ dan kemudian menjalar kepada warga lainnya.


Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Yudha Maulana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help