Kuliner Bandung

Menikmati Santap Siang di Tengah Waduk Saguling, Tempatnya Kekinian dan Banyak Spot Fotonya

Di akhir bulan puasa saya buka. Banyak yang foto-foto dan disebarkan di media sosial. Setelah lebaran ribuan yang datang karena lihat foto

Menikmati Santap Siang di Tengah Waduk Saguling, Tempatnya Kekinian dan Banyak Spot Fotonya
Tribun Jabar/Firman Wijaksana
Salah seorang pengunjung mengabadikan momen saat mengunjungi Bale Apung Sangkuriang di Waduk Saguling, Kampung Cihamirung, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (6/3). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Menyantap makanan di tengah Waduk Saguling sambil menikmati suasana alam menjadi sensasi yang jarang dinikmati. Apalagi rumah makan di atas bale apung ini sangat cocok untuk tempat berfoto yang kekinian.

Bale Apung Sangkuriang di Kampung Cihamirung, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat belum genap satu tahun dibuka. Tapi restoran apung ini sudah diserbu pengunjung dari berbagai kota.

Meski lokasinya berada di pinggiran kota, restoran ini layak untuk dikunjungi. Menu ikan tentu menjadi andalannya. Ikan yang disajikan pun langsung diambil dari keramba-keramba yang ada di Waduk Saguling.

Pemilik Bale Apung Sangkuriang, Ayang Rosiyan Anwar (30), tak mengira restoran yang dirintis 10 hari sebelum Idulfitri tahun lalu laris diserbu pengunjung. Ia pun sempat kewalahan saat pertama kali buka dengan animo yang besar.

"Di akhir bulan puasa saya buka. Banyak yang foto-foto dan disebarkan di media sosial. Setelah lebaran ribuan yang datang karena lihat foto di media sosial," ucap Ayang, Selasa (6/3).


Pria yang dulunya bekerja di PT Pelni itu terinspirasi dari restoran apung di beberapa lokasi yang sempat dikunjunginya. Ia pun bertekad mengumpulkan modal dan membuat restoran apung di kampung kelahirannya.

"Lima tahun saya kerja di Pelni. Terus pulang ke sini (Cihampelas) bikin usaha tahu dulu. Sambil kumpulin modal untuk buka restoran," katanya.

Jerih payahnya pun kini membuahkan hasil. Bale apung seluas 2000 meter persegi itu bisa didatangi ratusan pengunjung saat akhir pekan. Pada hari biasa pun, selalu datang pengunjung untuk makan sambil mengabadikan momen di bale apung.

Halaman
12
Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help