123 Orang Korban Keracunan Makanan Hajatan di Garut Masih Dirawat

Setelah melalui serangkaian perawatan oleh tim kesehatan, 44 dari 167 korban keracunan sudah meninggalkan Puskesmas

123 Orang Korban Keracunan Makanan Hajatan di Garut Masih Dirawat
Tribun Jabar/Hakim Baihaqi
Korban keracunan hidangan hajatan di Puskesmas Malangbong, Kabupaten Garut, Rabu (7/3/2018). 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut, menyebutkan jumlah korban keracunan hidangan hajatan Kampung Rancamaya, Desa Sakawayana, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, yang masih dalam tahap perawatan berjumlah 123 orang.

Sebelumnya, berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Tribun Jabar hingga pukul 00.00 WIB, Rabu (7/3/2018), jumlah korban keracunan yakni 167 orang.

Setelah melalui serangkaian perawatan oleh tim kesehatan, 44 dari 167 korban keracunan sudah meninggalkan Puskesmas, karena kondisinya yang semakin membaik.

Kepala Seksi Survei dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Asep Surachman, mengatakan, reaksi yang ditimbulkan akibat makanan tersebut, berbeda satu dengan yang lainnya.

"Yang lumayan berat kami berikan perawatan intensif, sedangkan yang ringan sudah pulang dan menjalani rawat jalan," kata Asep di Kantor Dinkes Kabupaten Garut, Jalan Proklamasi, Rabu (7/3/2018).


Asep menyebutkan, saat ini Dinkes Kabupaten Garut sudah bekerja sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), yakni melakukan tindakan dan penanganan, hingga korban benar-benar pulih.

"Kami akan terus menyisir, karena jumlah angka korban fluktuatif," katanya.

Terkait penyebab keracunan, Asep mengatakan pihaknya, masih mengumpulkan beberapa sampel makananan untuk di uji di laboratorium.

Halaman
12
Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved