Ribuan Pelajar SMK Akan Jalani Tes Urine, Juga Ada yang Siap Jadi Relawan Anti-Narkoba

Kepala BNNK Cianjur AKBP Basuki mengatakan, kontrak kerja sama ini adalah untuk menjaga sinergitas BNN dengan pihak SMKN I Cianjur

Ribuan Pelajar SMK Akan Jalani Tes Urine, Juga Ada yang Siap Jadi Relawan Anti-Narkoba
TRIBUN JABAR/FERRI AMIRIL MUKMININ
BNNK Cianjur melakukan kerja sama pencegahan narkoba dengan SMKN I Cianjur, Senin (5/3/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.CO.ID, CIANJUR - Ribuan pelajar SMKN I Cianjur akan menjalani tes urine sebagai wujud dukungan terhadap pemberantasan dan pencegahan penyalahgunaan narkoba tingkat pelajar di Kabupaten Cianjur.

Beberapa pelajar juga akan dilatih menjadi relawan dan akan bekerjasama selama tiga tahun dengan BNNK Cianjur.

Kepala BNNK Cianjur AKBP Basuki mengatakan, inti dari perjanjian kontrak kerja sama ini adalah untuk menjaga sinergitas BNN dengan pihak SMKN I Cianjur dalam hal memberantas dan tidak terindikasi narkoba di kalangan pelajar.

Baca: Pelatih Persib Bandung Minta Dua Uji Coba Lagi, Catat Tanggalnya

"Dengan adanya kerja sama ini, dibentuklah relawan anti-narkoba yang disiapkan oleh sekolah sekitar 60 siswa di SMKN I Cianjur," kata Kepala BNNK Cianjur AKBP Basuki Senin (5/3/2018).

Ia mengatakan, sebelum relawan itu menyampaikan bahaya narkoba, maka akan diberikan terlebih dahulu penataran/pelatihan tentang P4GN oleh pihak BNNK Cianjur.

Ke depan, relawan tersebut bisa menyampaikan bahaya narkoba di kalangan pelajar.


"Dengan begitu, ke depan, anak-anak tidak lagi mudah ditipu atau dibohongi oleh bandar narkoba. Tidak sedikat mereka mengelabui dengan cara menipu, yang katanya narkoba itu obat pintar,obat tenang dan lain sebagainya," kata Basuki.

Basuki mengatakan, Kepala sekolah dan relawan juga harus ikut menyampaikan sosialisasi ketika BNNK Cianjur sedang mengadakan talk show di radio.

"Nanti bukan lagi BNN yang akan menyampaikan tapi merekalah yang harus menyampaikan apa itu bahaya narkoba," ujarnya.

Kepala SMKN I Cianjur Drs Jajat Sudrajat mengatakan, ada 1.670 pelajar SMK, saat ini sedang menguatkan pendidikan karakter jiwa, karena sangat rentan sekali bahwa pelajar dijadikan pasar kejahatan termasuk narkoba.

"Kami menyambut baik, dengan adanya kontrak kerja sama dengan BNNK Cianjur ini. Dengan begitu kami berharap di SMKN I Cianjur ini bersih dari narkoba," katanya. (*)

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help