Soal Larangan Merokok dan Putar Musik Saat Mengemudi, Polri: Masih Simpang Siur

"Tentunya ada kajian dari banyaknya kasus-kasus dan lain-lain tapi ini masih merupakan pendalaman saja," katanya.

Soal Larangan Merokok dan Putar Musik Saat Mengemudi, Polri: Masih Simpang Siur
TRIBUN JABAR/Daniel Andreand Damanik
Brigjen Pol Rikwanto di Sheraton Hotel Bandung, Senin (23/10/2017). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA- Larangan merokok dan mendengarkan musik bagi pengemudi meresahkan masyarakat akhir-akhir ini.

Belum adanya keterangan dari Polri membuat ketidakpastian akan aturan ini.

Karo Multimedia Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rikwanto, mengatakan aturan larangan merokok dan mendengarkan musik saat berkendara masih simpang siur.

"Dari informasi di lapangan masih simpang siur ya, antara boleh dan tidak merokok dengan mendengarkan musik (bagi pengemudi)," ujar Rikwanto, ditemui di SMK Islam Perti, Jalan Tawakal Raya No.99, Grogol, Jakarta Barat, Sabtu (3/3/2018).


Menurutnya, aturan ini masih perlu dikaji lebih jauh oleh pihaknya sebelum diberlakukan di lapangan.

Terkait wacana pemberlakuan aturan ini pun Rikwanto tak menjawab dengan lugas.

"Ini masih dikaji terus, karena perlu ada pendalaman dan penelitian sejauh mana dampaknya terhadap masalah kecelakaan lalu lintas," kata Rikwanto.

Baca: Selamat! Tony Sucipto Dikaruniai Seorang Anak Laki-laki

"(Terkait wacana pemberlakuan aturan) Dikaji dulu sejauh mana itu bisa fatal bagi pengemudi dan orang-orang sekitarnya dalam berlalu lintas," ujarnya.

Halaman
12
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved