Korban Penyalahgunaan Narkoba Sentuh Angka 900 Jiwa, Cianjur Butuh Tempat Rehabilitasi yang Memadai

Korban penyalahgunaan narkoba asal Cianjur masih banyak yang harus direhabilitasi ke luar daerah.

Korban Penyalahgunaan Narkoba Sentuh Angka 900 Jiwa, Cianjur Butuh Tempat Rehabilitasi yang Memadai
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar dan Kepala BNNK Kabupaten Cianjur bertemu untuk merumuskan beberapa langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba 

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Korban penyalahgunaan narkoba asal Cianjur masih banyak yang harus direhabilitasi ke luar daerah.

Hal tersebut karena Cianjur belum memiliki tempat rehabilitasi yang memadai.

Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar berencana membangun tempat rehabilitasi korban penyalahgunaan narkoba di kawasan Badak Putih.

"Kami sudah merencanakan tahun depan akan membangun tempat rehabilitasi korban penyalahgunaan narkoba di kawasan Badak Putih, kami akan kaji terlebih dahulu dan menentukan anggarannya," ujar Irvan saat mengunjungi kantor BNNK Kabupaten Cianjur, Kamis (1/3/2018).

Irvan mengatakan, fasilitas rehabilitasi korban narkoba saat ini diperlukan mengingat jumlah korban yang terus bertambah dan memerlukan penanganan yang komprehensif.

BNNK Kabupaten Cianjur menyebut saat ini terdapat 900 orang korban penyalahgunaan narkoba yang memerlukan rehabilitasi. 

Irvan menyambut baik rencana BNNK Kabupaten Cianjur yang telah membuat modul sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba yang ditujukan untuk semua elemen terutama para pelajar.

Modul sosialisasi yang berdurasi dua jam ini telah mendapat pengesahan untuk agar bisa segera digunakan.

Kepala BNNK Kabupaten Cianjur, AKBP Basuki mengatakan, modul yang telah dibuat membuat mekanisme sosialisasi lebih cepat karena semua orang bisa menggunakannya.

Apalagi saat ini BNNK Cianjur sudah melatih para pelatih yang bisa menggunakan modul di berbagai elemen masyarakat, akademisi, pemerintahan, maupun lembaga swasta.

"Dimulai dari kalangan sekolah, dari TK sampai SMA, teknisnya relawan yang akan dibentuk bisa menggandeng Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan," kata Basuki.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved