Home »

Garut

3 Fakta Tentang Kabar Seorang Marbut Plus Muazin di Garut Dianiaya, Polisi Sebut Itu Palsu

Masyarakat Kabupaten Garut dibuat heboh dengan munculnya kabar dugaan penganiayaan pada seorang marbut atau marbot yang juga sebagai muazin

3 Fakta Tentang Kabar Seorang Marbut Plus Muazin di Garut Dianiaya, Polisi Sebut Itu Palsu
Tribun Jabar/Hakim Baihaqi
Diduga jadi korban pengeroyokan, Uyu Ruhyana (56), seorang marbut Masjid Agung Pameungpeuk, Desa Pameungpeuk, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, sempat dimintai keterangan di Mapolsek Pameungpeuk, Rabu (28/2/2018). 

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Rabu (28/2/2018), masyarakat Kabupaten Garut dibuat heboh dengan munculnya kabar dugaan penganiayaan pada seorang marbut atau marbot yang juga sebagai muazin Masjid Agung Istiqomah, di Desa Pameungpeuk, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut.

Kabar yang disebutkan peristiwanya terjadi sekira pukul 04.00 WIB itu dialami Uyu Ruhyana.

Mulanya tersiar kabar Uyu mendapatkan serangan dari lima orang yang tidak dikenal pada pukul 04.00 WIB, dengan cara diikat menggunakan sorban di bagian tangan dan mulut.

Baca: Operasi SAR Longsor Brebes Berakhir, 11 Korban Tewas dan 7 Orang Hilang, Keluarga Ikhlas

Baca: Ini Pengakuan Penyebar Hoax di Bandung yang Sebut PKI Bangkit dan Aniaya Ulama

Saat sudah terikat oleh sorban, Uyu kemudian dibacok dan dibenturkan menggunakan kursi dibagian kepala bagian belakang.

Namun ternyata hasil pemeriksaan, Polda Jabar menilai kabar itu adalah laporan palsu.

Berikut adalah 4 fakta yang coba Tribun Jabar rangkum dari semua keterangan terkait hal tersebut:


1. Warga Heboh Dengar Kabar Seorang Muazin Dianiaya

Halaman
1234
Penulis: Dedy Herdiana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help