Longsor di Jalur Puncak

Jalur KA Sukabumi-Bogor Butuh Waktu Lama untuk Normal Lagi

Selain itu menurutnya kereta api yang hendak melintasi kawasan bekas longsoran juga akan diberlakukan percepatan terbatas yakni 4 km/jam.

Jalur KA Sukabumi-Bogor Butuh Waktu Lama untuk Normal Lagi
TRIBUNJABAR.CO.ID/THEOFILUS RICHARD
Jalur kereta api yangbrusak akibat longsor di Kampung Meseng, Desa Warung Menteng, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Selasa (6/2/2018) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNJABAR.ID, CIJERUK - Executive Vice President (EVP) Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) I Jakarta, Dadan Rudiansyah mengatakan bahwa pembukan jalur kereta api Bogor-Sukabumi dan sebaliknya Senin (20/2/2018) masih belum permanen.

Dadan menjelaskan bahwa pengoperasian kembali Kereta Api (KA) jalur tersebut masih bersifat darurat dan untuk permanen masih membutuhkan waktu lama.

Selain itu menurutnya kereta api yang hendak melintasi kawasan bekas longsoran juga akan diberlakukan kecepatan terbatas yakni 4 km/jam.

Baca: Viral Pelakor Disawer Puluhan Juta oleh Istri Sah: Harga Dirimu Kubeli

Baca: Yuk Santap Enam Menu Berkuah yang Paling Terkenal dan Legendaris di Bandung

Pengoperasian KA Bogor-Sukabumi dan Sukabumi-Bogor menurut Dadan merupakan hasil dari uji coba pertama pada Rabu (14/2/2018) lalu dengan menggunakan beberapa lokomotif.

"Kemarin tanggal 19 kita uji coba kembali dan tadi malem sudah dinyatakan bisa laik beroperasi, hari ini kita sudah mengoperasikan KA Pangrango Sukabumi-Bogor dan Bogor-Sukabumi," katanya.

Seperti diketahui, rel KA Bogor-Sukabumi mengalami longsor tepatnya di Kampung Maseng RT 02 RW 08 Desa Warung Menteng Kecamatan Cijeruk pada Senin, (5/2/2018).(*)


Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved