Pilgub Jabar 2018

''Katanya Indramayu Penghasil Beras tetapi Saya Beli Beras Mahal Sekali''

"Ini untuk mempermudah para buruh tani menikmati hasil keringat mereka sendiri sehingga mereka tidak perlu membeli beras di pasar," kata Dedi Mulyadi.

''Katanya Indramayu Penghasil Beras tetapi Saya Beli Beras Mahal Sekali''
Istimewa
Dedi Mulyadi saat berada di Pasar Jatibarang, Indramayu, Minggu (18/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Masithoh

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU- Warga Indramayu yang sedang berbelanja di Pasar Jatibarang mengeluhkan harga besar kepada calon wakil gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, Minggu (18/2/2018).

Beberapa warga ini rata-rata kebingungan soal harga beras yang semakin mahal di Indramayu

"Saya bingung Kang Dedi, katanya Indramayu penghasil beras tetapi saya beli beras mahal sekali," ujar Tinah (45) kepada Dedi Mulyadi.

Keluhan tersebut dirasakan pula oleh Siti (38) yang bekerja sebagai buruh tani.


Siti mengaku beras premium jarang dikonsumsi oleh keluarganya karena harganya yang mahal.

Berbagai keluhan warga tersebut langsung dijawab oleh Dedi Mulyadi.

Menurutnya, pola distribusi beras dan padi serta pola pengupahan harus diubah.

"Selama upah buruh mulai dari penanaman, pengangkutan, dan penjemuran padi telah menjadikan biaya produksi membengkak. Belum lagi distribusi padi dan beras ke kota kemudian dikembalikan lagi ke desa semakin menambah pembengkakan biaya tersebut," kata Dedi Mulyadi.

Halaman
12
Penulis: Siti Masithoh
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved